Rekomendasi Film Anak-Anak

Malam tadi saya menemukan video Youtube hasil upload Mas Eka Gustiwana yang membuat medley soundtrack beberapa anime jaman saya kecil sekitar tahun 90an. Beberapa anime itu memang sangat layak untuk ditonton untuk anak-anak jika dibandingkan dengan tontonan sinetron yang marak saat ini. Memang saat ini masih ada beberapa film kartun dan anime yang tayang, seperti Keluarga Somat, Upin-Ipin, Adit Sopo dan Jarwo namun masih kalah porsi tayang dibandingkan sinetron remaja yang kurang mendidik.

Ada dua video yang diunggah oleh mas Eka

Video pertama berisikan lagu-lagu dari Anime : Chibi Maruko Chan, P-Man, Hamtaro, Dr.Slump (Arale), SailoorMoon, Saint Saiya Inuyasha, Detective Conan,  Kobo Chan, Crayon Shincan.

 

Video kedua berisikan lagu-lagu dari Anime : Wedding Peach, Honey Bee Hutch, Minky Momo, Captain Tsubasa, Digimon, Dragon Ball Mojacko, Doraemon, Ninja Hattori.

 

List lagu-lagu yang ada di dalam video tersebut sangat layak untuk di tonton bagi anak-anak. Bagi para orang tua yang membaca tulisan ini dan sayang kepada anak-anaknya mungkin bisa dipertimbangkan untuk mencari film-film tersebut di internet yang cukup banyak tersebar di berbagai website.

Terimakasih Mas Eka Gustiwana dan Mba Nadia yang sudah bersedia membuat ini. 😀

Great Teacher Onizuka 1998

Setelah kemarin sempat posting GTO yang tahun 2012, sekarang mau posting GTO versi tahun 1998. Kebetulan kemarin baru dapet filmnya dari salah seorang teman.

great-teacher-onizuka

Sekarang saya akan coba mengulas GTO yang 98 ini sebagai awalan, dan GTO 2012 sebagai pengembangan. Cerita awal GTO 98 bisa dikatakan cukup baik, namun dikembangkan juga dengan sangat baik di series 2012. Di 98 Onizuka hanya terlibat permasalahan dengan beberapa muridnya yaitu Nanako, Kikuchi, Noburu, Chikako, Eriko, Murai dan Miyabi. Oh ya, beberapa nama murid yang ada di 98 dan 2012 adalah Noburu, Kikuchi, Tomoko, Miyabi, dan Murai. Sedangkan Nanako sepertinya berbeda karakter, karena di 2012 diceritakan Nanako meninggal setelah loncat dari atap gedung sekolah.

Selain itu tokoh Saejima, Uchiyamada, Teshigawara dan Nakamata juga tetap ada. Dan tentu saja Ibu Guru Fuyutsuki serta Ibu Direktur Sakurai. Jalan ceritanya cukup sama hanya berbeda pelakunya.

  • Kasus Nanako di 98 digantikan oleh Anko di 2012
  • Kasus Noburu yang dibully oleh Miyabi diganti, Anko yang membully Noburu.
  • Kasus Miki di 2012 digantikan oleh Miyabi di 98. Kasus dimana mereka sama-sama dimanfaatkan oleh lelaki tidak bertanggung jawab.
  • Kasus Tomoko persis sama, hanya di 2012 dibarengi dengan kasus Fujiyoshi.
  • Kalau di 98 Miyabi menjadi orang terakhir yang bergabung dengan Onizuka maka di 2012 orang itu adalah Kikuchi.
  • Kasus Murai yang mengedit foto Onizuka digantikan oleh Kikuchi di 98
  • Kasus Urumi yang tergila-gila dengan Onizuka di 98 digantikan oleh Yoshiko, anak dari Uchiyamada.

Secara keseluruhan cerita awalnya memang bagus maka tidak heran pengembangannya di 2012 juga bagus. Beberapa catatan saya tentang perbedaan di kedua series ini yaitu :

  • Perbedaan wajah yang cukup jauh diantara para pemain, kalau menurut saya hanya Tomoko dan Fuyutsuki yang tidak berbeda jauh paras wajahnya.
  • Penambahan karakter Ryuji di 2012 dirasa sangat pas. Karakternya sangat pas untuk menjadi penyeimbang Onizuka.
  • Penambahan konflik dalam diri murid juga menjadikan pengembangan di Onizuka 2012 semakin terasa hidup.

Sudah mungkin itu saja catatan dari saya. Hehehe

gto-1998-cast

How To Train Your Dragon 2

Kemarin sore akhirnya setelah mencari-cari teman siapa yang bisa diajak untuk menikmati film kedua Hiccup dan Toothless ini saya jadi juga menonton film How To Train Your Dragon 2. Mencari-cari teman karena trio Rangers semuanya enggak berminat untuk nonton jadilah saya nonton sama teman yang udah kelamaan berteman hahaha. How To Train Your Dragon 2 adalah film lanjutan dari judul yang sama. Film ini mengisahkan tentang kehidupan bangsa viking di desa Berk yang dahulu memerangi para Naga.

flat,550x550,075,f.u2

HTTYD 2 ini menceritakan kehidupan dimana kini desa Berk sudah berdamai dan hidup rukun dengan para Naga. Penduduk desa Berk masing-masing memiliki peliharaan naga. Hiccup yang membuat warga desanya untuk berdamai dengan naga kini memilih untuk bertualang untuk mencari tempat-tempat baru bersama Naga kesayangannya Toothless. Hiccup lebih memilih terbang bebas bersama Toothless dibandingkan bersenang-senang didesa bersama warga yang lain bersama para naga peliharannya.

Nah di HTTYD 2 ini mengisahkan tentang salah satu orang yang berambisi untuk menguasai para naga, orang itu bernama Drago Buldvist. Stoick, ayah Hiccup yang sekaligus Kepala Desa Berk berusaha mencegah dan menjaga desanya agar tidak diketahui posisinya oleh Drago, namun Hiccup bersikeras untuk menemui Drago untuk membujuk agar tidak menguasai para naga. Nah itu sedikit jalan ceritanya, karena disini saya tidak ingin menceritakan isi ceritanya, karena jadi spoiler itu agak enggak enak.

httyd_2_poster_by_bailey2088-d7bnmun

Film ini memiliki gambar yang sangat bagus, jalan cerita yang tidak bisa ditebak dan khayalan yang luar biasa menarik. Salah satu khayalan menarik adalah ketika Hiccup mengeluarkan Dragon Suitnya saat terbang bersama Toothless. Baju terbang memang sudah ada sih di jaman saat ini, tapi ini berbeda karena letak Dragon Suit milik Hiccup tersembunyi.

Daya tarik lain dari film ini adalah berbagai adegan lucu milik Toothless saat bersama dengan CloudJumper, dan memang Toothless menjadi kelucuan tersendiri di film ini. Sisi lucu dan sangar Toothless keluar di film ini, ada scene di akhir yang menunjukkan kalau memang dia adalah Naga Night Furry yang spesial.

Lebih lanjutnya tonton aja deh ya, apalagi kalau nonton yg 3D, dijamin lebih terpukau..

Berikut ini beberapa potongan film yang ada di yusup

The Secret Life Of Walter Mitty

Kemarin malam saya bersama para trio ranger menghabiskan Ranger Time dengan nobar di MovieBox. Ini karena ada voucher hasil nobar sebelumnya aja sih. Biasanya tak pakai minyak wangi, eh bukan, biasanya sih kalo ke moviebox itu kami (kuartet ranger + akasia) nonton film horor tapi berhubung ranger jakal lagi ada kasus ucil di daerahnya maka diputuskan utk berganti genre. Drama komedi yg menjadi pilihan kami setelah berputar2 mencari resensi film komedi romantis tapi tak mencari titik temu

mitty
Beberapa film thailand yg sudah jadi target utk ditonton ternyata tidak rekomended utk ditonton di muvibox karena kualitas gambarnya kurang bagus. Pilihan mengerucut pada 3 pilihan sebenarnya ada Growns Up 2, Miracle in Cell no 7 sama Walter Mitty. Walter Mitty akhirnya yg terpilih utk kami tonton. Saya sih yg milih karena tadi mau nonton miracle 7 ranger cepu udh nonton dan daripada lama lagi milihnya ya saya bilang aja Walter Mitty alasannya simpel karena yg main Ben Stiller (itu loh yg main Night at The Museum).

Oke sekian prolognya kita bahas filmnya sekarang.

Ini adalah film komedi yg menghibur dan cukup inspiratif, tidak hanya itu pengambilan gambar di film ini juga cukup apik. Salah satu scene yg membuat saya terpesona adalah perpindahan gambar kaca menjadi kolam air mancur. Film ini mengisahkan Walter Mitty yg bekerja sebagai penanggung jawab negatif foto (tau kan negatif foto?? Itu mentahan hasil jepretan kamera sebelum dicetak menjadi foto)  utk majalah Life Magazine.

Life Magazine mengalami akuisisi dan akan berubah menjadi Life Online, tidak lagi menerbitkan majalah. Dan penerbitan terakhir ini menjadi masalah bagi Walter Mitty. Fotografer utama bagi Life Magz Sean O’Connell memberikan mandat kalau utk edisi terakhir dia sudah mempersiapkan foto terbaik utk menjadi cover dan foto itu  dikatakan sebagai intisari dari Life Magz. Masalah muncul ketika ternyata negatif foto itu tidak ada dikantor bahkan di gulungan yg dikirimkan oleh Sean langsung.

Nah film ini mengisahkan perjalanan Mitty utk bertemu dengan Sean demi mendapatkan negatif foto yg hilang. Nah prjuangan utk mencari Sean ini menjadi cerita yg seru. Untuk komedinya?? Mitty ini orang yg sering melamun ditengah2 aktifitas atau disebut daydreaming. Salah satu komedi terbaiknya adalah ketika Mitty melamun sedang berkelahi dengan atasan barunya demi boneka yg elastis.

Film ini mengambil latar perkantoran amerika dan pegunungan di Islandia yg namanya sulit disebut, saya menyebutnya Ejanyatakul hahaha. Selain itu juga ada setting latar di greenland. Pemandangan Greenland dan gunung api Islandia juga sangat indah. Scene saat Mitty menaiki skateboard di Islandia juga sangat indah.

Endingnya?? Ah endingnya indah sekali kok. Penerbitan untuk terakhir kalinya akhirnya menggunakan foto spesial dari sean sebagai covernya. Tebakanku nyaris tepat utk fotonya hanya beda kuantitas aja hahaha

Ini rekomendid deh pokoknya 8 dari 10 nilainya dari saya 😀

 

Now You See Me

Saya kembali dengan review film lagi karena beberapa minggu belakangan ini lagi sangat-sangat selo dan sedang banyak pasokan film. Film yang akan dibahas kali ini adalah sesuai dengan judul tulisan ini yaitu film Now You See Me.

nysm

Film ini menceritakan tentang 4 orang pesulap yang menamakan dirinya The Four Horsemen. 4 orang pesulap tersebut adalah Daniel Atlas, Heenley Reeves, Merrit Mckinney dan Jack Wilder. Mereka menjadi buronan polisi dan interpol setelah aksi panggung mereka yang kontroversial karena dianggap mencuri sebuah bank dan memberikannya kepada para penonton yang hadir. Sumpah aksi panggung yang ini membuat saya berfikir bagaimana cara mereka melakukannya. Aksi keempat pesulap ini menjadi perhatian salah satu pesulap senior juga yaitu Thaddeus Bradley yang diperankan oleh Morgan Freeman.

Film ini menyajikan aksi-aksi sulap yang menarik, dimulai dari aksi masing-masing pesulap diawal cerita sebelum bergabung menjadi satu hingga aksi saat mereka bergabung. Aksi mencuri bank, mencuri brankas hingga menyamarkan kematian salah satu personilnya Jack Wilder. Di film ini entah kenapa saya mengagumi aksi-aksi dan akting dari Jack Wilder. Ini film juga wajib tonton deh ini ya. Selamat menyaksikan 😀

jack whilder

Great Teacher Onizuka 2012

Saya mendapatkan film bagus lagi yang penuh makna dan kedewasaan yang dikemas cukup apik, Great Teacher Onizuka judulnya atau yang disingkat GTO. Film ini menceritakan Eikichi Onizuka yang secara tidak terduga diangkat menjadi seorang guru di SMA Meishu Gauken. Onizuka diangkat menjadi guru karena Sang Direktur Sakurai melihat suatu potensi Onizuka untuk menghadapi kelas 2-4 yang bermasalah. Kelas 2-4 merupakan kelas yang memproklamirkan “anti guru”.

kRLaI

Onizuka memiliki dua orang teman karib yaitu Ryuji yang pintar memasak dan mengelola restoran. Teman satunya adalah Seijima yang berprofesi sebagai polisi.  Di SMA Meishu Gauken Onizuka memiliki partner untuk menghadapi kelas 2-4 yaitu Ibu Guru Fuyutsuki yang juga merupakan guru baru.

Di Film ini Onizuka berusaha disingkirkan oleh murid kelas 2-4 yang memang sudah memproklamirkan “anti guru”. Para murid bersekongkol untuk memusuhi Onizuka namun pada akhirnya mereka melihat ada sesuatu hal yang berbeda pada diri Onizuka yang bisa membawa kembali keceriaan mereka.

Film ini banyak bercerita tentang konflik antara orang tua dan anak, permasalahan keluarga yang berakibat buruk kepada anak. Hampir sebagian kasus yang menimpa murid Onizuka adalah permasalahan hubungan anak dan orang tua yang renggan. Kasus itu menimpa Anko yang kedua orang tuanya mendadak berubah drastis dalam hal memberikan perhatian. Keluarga Anko yang hidup sederhana dan bahagia berubah ketika kedua orang tua berubah menjadi sukses sehingga komunikasi diantara mereka hilang.

Kasus Kanzaki lebih parah karena dia seperti “dibuat” oleh sang ibunda untuk memperoleh keuntungan besar. Kanzaki yang cerdas dimaanfaatkan oleh ibunya untuk membantu memperoleh keuntungan maksimal dari pasar saham namun lupa memberikan kasih sayang kepada Kanzaki.

Dojima memiliki kasus yang hampir mirip dengan Kanzuki namun lebih tragis. Sang ibu yang dibela habis-habisan oleh Dojima dari para gangster yang menjadi pacarnya justru memang sengaja meninggalkan Dojima. Miki pun demikian tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya yang merupakan kepala polisi.

Banyak hikmah yang bisa diambil dari film ini. Pertemanan, persahabatan dan kasih sayang orang tua dijunjung tinggi dalam film ini. Meskipun ada beberapa scene cabul dari Onizuka tapi ini memanglah film yang wajib tonton….

GTO

In Time

Ketika hidup anda dihitung dengan dengan waktu hidup anda. Ketika  waktu hidup anda juga merupakan kekayaan anda, apa yang akan anda rasakan??

In Time

Film ini menceritakan tentang itu semua, ketika waktu hidup anda sekaligus menjadi kekayaan anda untuk memenuhi hidup anda. Will Salas yang diperankan oleh Justin Timberlake  merupakan rakyat biasa yang hidup dari hari kehari dengan was – was karena batasan hidupnya hanya selalu berada dalam hitungan 24 jam. Semua berubah ketika dia akhirnya kehilangan sang Ibunda yang kehabisan waktu dan juga mendapatkan Warisan Waktu Hidup hingga satu abad. Warisan tersebut justru menjadi masalah untuk Will karena justru dia menjadi buronan Time Keeper. Dengan warisan tersebut Will mencoba untuk masuk kedaerah Metropolitan untuk mengetahui kehidupan disana dan membongkar kebusukan disana. Bersama dengan Sylvia Weiss ( Amanda  Seyfried ) yang awalnya merupakan tawanan dari Will justru menjadi teman seperjuangan Will sepanjang film.

Dari film ini saya menjadi berfikir kalo memang itu yang menjadi kenyataan. Ga kebayang kalo untuk minum kopi saja akan mengurangi jatah hidup selama 4 menit. Dengan adanya jam hidup yang tertanam di lengan pasti akan membuat hidup kita tak nyaman. Lihat saja adegan ketika Will berkejaran dengan sang Ibu untuk mendapatkan waktu. Wah g kebayang deh. Recommended untuk ditonton kalo buat aku. 3,5 bintang dari 5 bintang. 😀