New Game – Far Cry 3

Selamat malam semuanya. Malam ini saya mau sedikit menuliskan salah satu game yang membuat malam-malam saya sibuk belakangan ini. Game yang bisa saya mainkan berkat liburnya #KomukBrother3 ke Jakarta. Game itu adalah Far Cry 3.

Game yang berbasis Open World ini mengingatkan saya pada game Grand Theft Auto San Andreas,  game Open World terakhir yang saya mainkan. Apa yang menarik dari game ini? Banyak sekali ternyata. Saya coba akan menguraikan game ini sejauh yang saya bisa di tulisan kali ini.

Game ini bersetting di hutan tropis yang saya curigai berada di salah satu wilayah di Indonesia. Salah satu website yang saya temukan mengatakan game ini bersetting di Papua Nugini. Sejujurnya pemandangan di game ini sangat indah, terlalu indah untuk sebuah game. Fakta yang mendukung tentang pendapat saya ini akan dibahas nanti, kita mulai dengan membahas game ini.

Game ini mengisahkan tentang liburan 7 orang ke Thailand (kalau saya tidak salah) untuk merayakan keberhasilan Riley Brody mendapatkan SIM untuk pesawat. Liburan yang awalnya Indah ini berakhir menjadi bencana. Mereka disekap oleh suku sekitar untuk dimintai tebusan. Tebusan ini tidak menjamin mereka bebas karena pada akhirnya mereka bertujuh akan tetap berakhir sebagai “barang dagangan”.

Cerita dimulai saat Jason Brody bersama dengan Grant Brody tersadar dan sudah berada di dalam kurungan. Dalam game ini kita berperan sebagai Jason Brody, seseorang yang tidak pernah tahu cara menggunakan pistol, seseorang yang tidak pernah membunuh manusia yang pada akhir cerita menjadi Pembunuh Berdarah Dingin.

Misi pertama saat mengendap-endap keluar dari kurungan yang berakhir dengan tewasnya Grant di tangan Vaas. Vaas memberikan waktu kepada Jason untuk lari sebelum akhirnya dikejar. Jason berhasil melarikan diri hingga terjatuh dari jembatan yang putus dan diselamatkan oleh warga sekitar yang bernama Dennis Rogers.

Nah dalam video ini bisa kalian dengarkan pada menit 1:15 Dennis mengucapkan Mandau saat memberikan pisau dan mengucapkan labah-labah setelahnya. Dennis juga mengucapkan selamat tengah hari pada saat keluar rumah dan memperkenalkan Jason Brody. Nama suku yang menampung Jason sendiri bernama Rakyat, sangat menguatkan nuansa Indonesia bukan? Belum lagi keberadaan hewan seperti Komodo, Burung Kasuari dan Harimau Sumatera yang turut meramaikan game ini.

Secara garis besar game ini mengisahkan kita sebagai Jason Brody untuk menyelamatkan kelima teman lain yang tersisa Liza (pacarnya Jason), Daisy (pacarnya Grant) Grant sendiri adalah kakak dari Jason, Riley (Adik Jason) Keith (teman) dan Oliver (adiknya jason juga kalau enggak salah).

Salah satu yang menarik dari game ini adalah banyaknya hal yang bisa kita eksplorasi. Kita berburu hewan untuk bisa membuat sesuatu mulai dari dompet, tas untuk menyimpan barang-barang dan senjata. Mulai dari berburu hewan jinak seperti babi, rusa dan kambing hingga yang liar seperti komodo, macan, harimau dan beruang.

Kita juga akan mencari beberapa tanaman yang bisa diracik sebagai obat penyembuh, ramuan pemicu adrenalin, ramuan fireproof hingga ramuan yang menyamarkan kita sebagai hewan liar untuk menyelamatkan kita dari serangan mereka.

Ini rekomendid untuk dimainkan.

So, selamat menikmati 😀

Drawing Superseries Final 2014

Drawing akhirnya keluar setelah saya nantikan sejak minggu lalu. Lee Chong Wei dipastikan tidak ikut karena kasus yang sedang menimpa dirinya. Saya berharap Datuk dapat segera kembali ke turnamen, saya yakin Datuk tidak pernah berniat memakai dopping. Ada satu kejutan lain, Li Xuerui sebagai tunggal putri nomor 1 dunia juga tidak ikut, posisinya digantikan Wang Yihan. Berikut list lengkap para atlit yang berangkat ke Dubai bersama dengan pembagian grup.

Tunggal Putri

Grup A : Wang Shixian (CHN), Saina Nehwal (IND), Sung Ji Hyun, Bae Yeon Ju (KOR)
Grup B : Wang Yihan (CHN), Ratchanok Inthanon (THA), Tai Tzu Ying (TPE), Akane Yamaguchi (JPN)

Hayo jagoin mana? Hahahaha. Saya pribadi menjagokan Saina, Yihan dan Inthanon.

Tunggal Putra

Grup A : Chen Long (CHN), Son Wan Ho (KOR), Hans-Kristian Vittingus (DEN), Kenichi Tago (JPN)
Grup B : Jan O Jorgensen (DEN), Srikanth Kidambi (IND), Kento Momota (JPN) Tommy Sugiarto (INA)

Komposisi di tunggal putra agak mengejutkan dengan masuknya HKV, Srikanth Kidambi dan Kento Momota. Tommy Sugiarto yang tahun lalu sukses jadi Finalis berpeluang besar menjadi juara karena absennya Datuk LCW, setidaknya Tommy harus bisa menyingkirkan Srikanth yang secara mengejutkan bisa mengalahkan Lin Dan dan lawan-lawan lain di grup B dahulu. Di atas kertas Jan O dan Tommy diunggulkan untuk lolos dari grup B.

Ganda Putri

Grup A : Misaki/Ayaka(JPN), Christinna/Kamilla(DEN), ChangYeNa/KimSoYeong, JungKyungEun/KimHaNa (KOR)
Grup B : Kakiiwa/Maeda(JPN), Qing Tian/Zhao Yunlei, Duo Luo (CHN), Greysia/Nitya (INA)

China akhirnya memilih Qing Tian/Zhao Yunlei berangkat bersama duo Luo. Indonesia berada di grup yang cukup berat di himpitan duo China. Semoga performa GreysNit saat Asian Games menular di Superseries Final.

Ganda Putra

Grup A : LYD/YYS, SBC/KSH (KOR), Ahsan/Hendra (INA), Chai Biao/Hong Wei (CHN)
Grup B : LSM/TCH (TPE), Endo/Hayakawa (JPN), Liu/Zihan (CHN), Boe/Mogensen (DEN)

Mateng nih ganda putra, grup A ngeri-ngeri sedap. Juara All England, Juara Dunia dan peringkat 1 dunia ada dalam satu grup. Semoga Ahsan/Hendra bisa melibas semua lawan di grup A.

Ganda Campuran

Grup A : Duo ZZ (CHN), KSH/KHN (KOR), Duo Adcock (ENG), Fuchs/Michels (GER)
Grup B : Owi/Butet (INA), SuLe (THA), Nielsen/Christina (DEN), Cheng Liu/Bao Yixin (CHN)

Hambatan Owi/Butet berkurang satu dengan mundurnya Xu/Ma. Namun tetap akan sulit di grup A, Sudket Prapakamol/Saralee lawan buruk buat Owi/Butet. Semoga bisa lolos dari grup B.

Selamat Berjuang Indonesia….

 

Dubai Superseries Final 2014

Rangkaian turnamen Superseries Premier dan Superseries sudah berakhir, delapan peringkat terbaik dari masing-masing sektor sudah ditentukan dan siap berangkat menuju Dubai untuk berpartisipasi dalam gelaran Superseries Final. Berikut adalah para pemain yang berhasil menembus rangking untuk berpartisipasi.

MS

  1. Lee Chong Wei (MAS)
  2. Chen Long (CHN)
  3. Jan O Jorgensen (DEN)
  4. Kento Momota (JPN)
  5. Son Wan Ho (KOR)
  6. Srikant Kidambi (IND)
  7. Hans Kristian Vittingus (DEN)
  8. Tommy Sugiarto (INA)
  9. Kenichi Tago (JPN)

Kenapa saya memasukkan nama Kenichi Tago? Karena kemungkinan besar Datuk Lee Chong Wei akan absen dari turnamen ini karena perkara dopping yang sedang melanda dirinya. Saya pribadi masih berkeyakinan bahwa Datuk LCW tidak pernah mempunyai niat untuk menggunakan obat tersebut. Indonesia diwakili oleh Tommy Sugiarto, melihat penampilannya setelah cedera yang masih naik turun, beruntung rasanya Mas Tommy masih bisa masuk ke Superseries Final.

WS

  1. Li Xuerui (CHN)
  2. Wang Shixian (CHN)
  3. Wang Yihan (CHN)
  4. Saina Nehwal (IND)
  5. Ratchanok Intanon (THA)
  6. Sung Ji Hyun (KOR)
  7. Tai Tzu Ying (HKG)
  8. Bae Yeon Ju (KOR)
  9. Akane Yamaguchi (JPN)

Kenapa saya masih menuliskan nama Akane Yamaguchi? Karena peraturannya setiap negara hanya boleh menempatkan dua wakil di setiap sektor. Atas peraturan tersebut maka secara otomatis Wang Yihan tercoret dan digantikan oleh Akane Yamaguchi. Indonesia masih kesulitan bersaing di sektor WS, semoga tahun depan ada nama yang mewakili Indonesia di sektor ini.

MD

  1. Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (KOR)
  2. Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (HKG)
  3. Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (JPN)
  4. Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan (INA)
  5. Liu Xiaolong/Qiu Zihan (CHN)
  6. Chai Biao/Hong Wei (CHN)
  7. Mathias Boe/Carsten Mogensen (DEN)
  8. Ko Sung Hyun/Shin Baek Choel (KOR)

Ini yang menarik dari MD, kekuatannya merata. Indonesia masih diwakili Juara All England dan peraih Emas Asian Games Ahsan/Hendra. Kekuatan lain seperti Finalis All England Endo/Hayakawa, Juara Dunia KSH/SBC dan tentu saja ganda unggulan pertama LYD/YYS yang sedang menikmati masa-masa jayanya tahun ini.

WD

  1. Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (JPN)
  2. Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda (JPN)
  3. Tian Qing/Zhao Yunlei (CHN)
  4. Christina Pedersen/Kamilla Ryter Juhl (CHN)
  5. Luo Ying/Luo Yu (CHN)
  6. Bao Yixin/Tang Jinhua (CHN)
  7. Ma Jin/Tang Yuanting (CHN)
  8. Wang Xiaoli/Yu Yang (CHN)
  9. Chang Ye Na/Kim So Yeong (KOR)
  10. Jung Kyung Eun/Kim Ha Na (KOR)
  11. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (INA)

Ini kenapa 11 yang saya tulis? Bisa menebak dong ya. Ya, karena tiap negara cuma boleh mengirimkan dua wakilnya maka tiga wakil china yang lain dicoret dan digantikan oleh peringkat dibawahnya. Indonesia kebagian jatah dengan masuknya Greysia/Nitya. Semoga Greysia/Nitya bisa bermain kembali luar biasa seperti saat berhasil meraih emas Asian Games.

XD

  1. Xu Chen/Ma Jin (CHN)
  2. Zhang Nan/Zhao Yunlei (CHN)
  3. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (INA)
  4. Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (KOR)
  5. Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthoungkam (THA)
  6. Chris Adcock/Gabrielle Adcock (ENG)
  7. Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen (DEN)
  8. Liu Cheng/Bao Yixin (CHN)
  9. Kai Lu/Huang Yaqiong (CHN)
  10. Michael Fuchs/Birgit Michels (GER)

Peringkat 8 dan 9 resmi dicoret, sayang sekali target Riki Widianto/Pupsita Richi belum tercapai, mereka hanya kurang 1000 point lagi untuk menyalip pasangan dari Jerman.

 

Hasil Babak Penyisihan Axiata Cup 2014

Babak penyisihan Axiata Cup yang berlangsung di Jakarta sudah berakhir. Berikut hasil lengkap babak penyisihannya.

B38Bbu-CYAMYfaf.png large

Empat tim teratas berhak berangkat ke Malaysia untuk berlaga di babak Semifinal dan Final. Itu artinya Indonesia, Asia All-Stars, Thailand dan Malaysia akan maju dan berlaga di babak semifinal dan Final yang akan di mainkan pada hari Sabtu dan Minggu 6-7 Desember 2014

Indonesia akan melawan Malaysia dan Asia All-Stars akan melawan Thailand.

Pemain Indonesia sendiri kompisisinya berubah, nama-nama pemain yang dibawa adalah :

  • Tommy Sugiarto
  • Anthony Ginting
  • Bellaetrix Mannuputy
  • Hanna Ramadhini
  • Hendra Setyawan
  • Markis Kido
  • Kevin Sanjaya
  • Marcus Gideon
  • Riky Widianto
  • Richi Puspita
  • Alfian Prasetyo
  • Annisa Saufika

Dengan ini Indonesia hanya membawa 2 nama untuk masing-masing sektor

Selamat Bertanding semuanya, semoga jalannya untuk menjadi juara adalah tahun ini.

Amiinn…

Axiata Cup 2014

Axiata Cup menjelang di depan mata. Axiata Cup tahun ini berlangsung mulai tanggal 27 November 2014 – 7 Desember 2014. Babak penyisihan 27 November – 3 Desember 2014 berlangsung di Jakarta di Britama Sports Mall Kelapa Gading. Turnamen ini mempertandingkan merupakan turnamen beregu dengan 4 nomor, Ganda Putra, Ganda Campuran, Tunggal Putra dan Tunggal Putri. Berikut para peserta sekaligus para pemain yang berpartisipasi.

  • All Star Asia :  Putra (Attri Manu, Hu Yun, Lee Chun Hei, Reddy Sumeeth) Putri (Chau Hoi Wah, Tai Tzu Ying, Yip Pui Yin)
  • All Star Eropa : Putra (Brice Leverdez, Robert Blair, Vladimir Ivanov, Ivan Sozonov)  (Kirsty Gilmour, Imogen Bankier)
  • Malaysia : Putra (Chan Peng Soon, Chong Wei Feng, Goh V Shem, Hoon Thien How, Liew Daren, Tan Aik Guan, Tan Boon Heong, Tan Wee Kiong) Putri (Ho Yen Mei, Lai Pei Jing, Ng Hui Lin, Tee Jing Yi)
  • Filipina : Putra (Mark S Alcala, Philip J Escueta, R Estanislao, J Francisco, A Gadi, Peter G Magnaye, Oba-On Jayson, Paul J Vivas) Putri (Airah M Nicole Aldo, Anna P Barredo, Sarah J Barredo, Joella G De Vera, Eleanor C Inlayo)
  • Singapura : Putra (Danny Bawa C, Yong Kai Terry, Kean Hean Loh, Kean Yew Loh, Chayut Triyachart, Hendra Wijaya, Zi Liang Derek Wong) Putri (Chen Jiayuan, Liang Xiaoyu, Yu Yan Venessa, Wei Han Tan)
  • Thailand : Putra (A Wannawat, P Chalardchaleam, M Jongjit, Boonsak P, Sudket P, Nipitphon P, Tanongsak S) Putri Women (Porntip B, Ratchanok I, Sapsiree T, Saralee T)
  • Vietnam : Putra (Minh Dao, Manh Thang, Bao Duc, Nguyen Khang, Ha Anh, Hoang Nam, Nguyen Tien Minh, Thi Hong Gam) Putri (Thi Phuong Hong Dinh, Nhu Thao Pham, Thi Trang Vu)
  • Indonesia : Putra (Tontowi, Ahsan, Gideon, Selvanus, Praveen, Kido, Ihsan, Wahyu, Hayom, Simon, Hendra, Tommy, Kevin, Ade, Riky W, Alfian) Putri (Dinar, Richi, Linda, Bella, Liliyana, Hanna, Debby, Annisa)

Indonesia galak, hampir semua pemain timnas dikeluarin, dari sisi skuad juga tiga lapis sendiri. Target juara semoga bisa tercapai.

Dan berikut ini jadwal pertandingannya.

Date Venue Indonesian Local Time Court 1 (TV) Court 2
27 November 2014 Jakarta 12:00 VIE vs MAS INA vs ASIA
18:00 SIN vs THA EURO vs PHI
28 November 2014 Jakarta 14:00 VIE vs INA ASIA vs MAS
18:00 EURO vs THA SIN vs PHI
29 November 2014 Jakarta 12:00 INA vs MAS VIE vs ASIA
18:00 EURO vs SIN PHI vs THA
30 November 2014 Jakarta 12:00 INA vs PHI SIN vs VIE
18:00 THA vs MAS EURO vs ASIA
1 December 2014 Jakarta 12:00 INA vs SIN VIE vs PHI
18:00 EURO vs MAS THA vs ASIA
2 December 2014 Jakarta 12:00 PHI vs MAS THA vs VIE
18:00 EURO vs INA SIN vs ASIA
3 December 2014 Jakarta 12:00 THA vs INA PHI vs ASIA
18:00 SIN vs MAS VIE vs EURO
6 December 2014 Kuala Lumpur 15:00 SF 1 vs SF 3
19:00 SF 2 vs SF 4
7 December 2014 Kuala Lumpur 15:00 SFL 1 vs SFL 2
19:00 F1 vs F2

Kata Pak Dahlan

Sedikit penggalan beberapa kalimat yang ada dalam kisah beliau menjalani prosesi transplantasi hati.

Tapi, masih ada pertanyaan yang tiba-tiba muncul. Apakah saya harus berdoa dengan biasa saja atau harus sampai menangis? Kalau doa itu saya sampaikan biasa-biasa saja, apakah Tuhan melihat saya sedang serius memintanya? Tapi, kalau harus saya ucapkan sampai menangis dan mengiba-iba, apakah Tuhan tidak akan menilai begini: lihat tuh Dahlan. Kalau sudah dalam posisi sulit saja dia merengek-rengek setengah mati. Tapi, nanti akan lupa kalau sudah dalam keadaan gembira! Saya tidak ingin Tuhan memberikan penilaian seperti itu. Akhirnya saya putuskan berdoa menurut keyakinan saya. Satu doa yang pendek dan mencerminkan kepribadian saya sendiri: Tuhan, terserah engkau sajalah! Terjadilah yang harus terjadi. Kalau saya harus mati, matikanlah. Kalau saya harus hidup, hidupkanlah!

-Sesaat sebelum transplantasi-

Saya sudah biasa dengan sikap untuk tidak berharap banyak pada apa pun dan pada siapa pun. Ini, menurut pendapat saya, baik. Karena akan membuat saya merasa lebih bahagia. Setidaknya tidak akan membuat saya terlalu kecewa. Bukankah bahagia dan kecewa sebenarnya bisa kita ciptakan sendiri? Orang akan merasa bahagia kalau keinginannya tercapai. Orang akan merasa kecewa kalau keinginannya tidak tercapai. Maka, ini saya, untuk mencapai kebahagiaan sangatlah mudah: Jangan pasang keinginan terlalu tinggi. Jangan menaruh harapan terlalu banyak.

-Pak Dahlan dan Harapan-

Saya punya prinsip semuanya sebaiknya mengalir saja seperti air. Hanya, kalau bisa, alirannya yang deras. Batu pun kadang bisa menggelundung, kalah dengan air yang deras. Itu menangnya orang yang tidak punya cita-cita tinggi sejak awal. Hidupnya lebih fleksibel. Karena tidak punya cita-cita, kalau dalam perjalanannya menghadapi batu besar, ia akan membelok. Tapi, kalau orang berpegang teguh pada cita-cita, bertemu batu pun akan ditabrak. Iya kalau batunya yang menggelundung, lha kalau kepalanya yang pecah gimana? Cita-cita saya semula hanya ingin punya sepatu, biar pun rombengan. Lalu ingin punya sepeda. Rasanya, waktu pertama punya sepeda (juga bekas) bahagianya melebihi saat punya Jaguar. Padahal, sepeda itu pernah putus as rodanya sehingga tidak bisa dinaiki. Bahkan, dituntun pun tidak bisa. Terpaksalah saya menggendongnya. Menggendong dengan bahagia.

-Pak Dahlan dan Cita-Cita-

SAYA memperoleh kesadaran penuh pada malam kedua di ICU. Di tengah malam yang sepi itu, tiba-tiba pikiran saya jernih sekali. Suara tat-tit-tat-tit mesin yang memonitor organ-organ tubuh saya terdengar kian jelas. “Saya benar-benar masih hidup,” kata hati saya. “Alhamdulillah. Puji Tuhan,” batin saya lagi.

Tiba-tiba saya terlibat diskusi lagi dengan pikiran sendiri mengenai apa bentuk syukur yang harus saya lakukan. Sudah pasti saya belum punya kemampuan bersujud. Tapi, sujud kan tidak harus dengan kepala? Kan bisa juga yang sujud hati? Maka saya sujud dengan hati saya. Rasanya malah lebih ikhlas. Tidak ada yang lihat. Sepi sekali ing pamrih. Sebentar tapi menenangkan batin.

Saya memang bertekad untuk tidak akan mendemonstrasikan rasa syukur itu dalam bentuk yang ekstrem. Misalnya, dengan sepanjang-panjangnya mengucapkan kalimat-kalimat tertentu atau bahkan sampai menitikkan air mata. Atau memotong sapi untuk acara besar-besaran. Saya khawatir, semakin panjang kalimat yang saya ucapkan, semakin saya “sudah merasa bersyukur”. Semakin banyak orang yang saya undang untuk syukuran, semakin saya “sudah merasa bersyukur banyak”. Saya akhirnya berkesimpulan akan bersyukur dengan cara “memanfaatkan umur tambahan ini dengan seproduktif-produktifnya”.

-Pak Dahlan dan Rasa Syukur-

Ada alasan lain mengapa saya memilih sumeleh kepada Tuhan daripada sedikit-sedikit minta sesuatu kepada-Nya. Saya pernah belajar ilmu mantiq (logika) sewaktu di Madrasah Aliyah Pesantren Sabilil Muttaqien, Takeran, Magetan. Pesantren keluarga kami sendiri. “Berdoa itu,” menurut ilmu mantiq, “pada dasarnya adalah memerintah Tuhan”. Misalnya, doa ini: Ya Tuhan, masukkanlah saya ke surga. Bukankah, menurut ilmu itu, sama dengan kita memerintah Tuhan agar memasukkan kita ke surga? Bukankah kata “masukkanlah” itu “kata perintah?”. Hanya, dikemas secara halus dalam wujud yang bernama doa? Mengapa kita selalu memerintah Tuhan untuk memasukkan kita ke surga? Mengapa tidak kita sendiri berusaha sekuat tenaga, misalnya, dengan jalan banyak beribadah (termasuk kerja keras)?

-Pak Dahlan dan Risalah Doa-

Ragu karena bukan penjelasan seperti yang saya ucapkan tersebut tidak pernah didengarnya. Yang sering diperdengarkan kepadanya adalah kaset lama yang diputar tidak henti-hentinya itu. Dalam teori komunikasi, kebohongan pun kalau terus-menerus dijejalkan akan jadi seperti kebenaran.

-Pak Dahlan dan Informasi-

Saya sering mengajarkan kepada wartawan kami agar jangan mengabaikan diskripsi. Yakni menceritakan hal-hal detil yang dianggap sepele, tapi sebenarnya penting. Sebuah tulisan yang deskripsinya kuat, begitu saya mengajarkan, bisa membawa pembaca seolah-olah menyaksikan sendiri suatu kejadian. Deskripsi yang kuat bisa membuat pembaca seolah-olah merasakan sendiri kejadian itu. Deskripsi yang kuat bahkan bisa menghidupkan imajinasi pembaca. Imajinasi pembaca kadang lebih hidup daripada sebuah foto. Inilah salah satu kunci kalau jurnalistik tulis masih diharapkan bisa bertahan di tengah arus jurnalistik audio visual.

-Ajaran Menulis Pak Dahlan-

Saya ingat direktur saya Zainal Muttaqien. Kami sering diskusi soal kemiskinan di Indonesia dan Tiongkok. Mengapa orang di Tiongkok yang juga banyak sekali yang lebih miskin dari orang miskin Indonesia, harga dirinya lebih baik. Bukan saja jarang lihat pengemis, juga kalau bertemu orang seperti tidak punya rasa rendah diri. Dan ini menjadi salah satu sumber kemajuan Tiongkok. Ini yang disebut social-capital -modal sosial. Bank Dunia menyebutkan social-capital ini menjadi faktor penting kemajuan Tiongkok di samping modal finansial.

Muncullah istilah dari Zainal yang akan selalu saya ingat dan yang akan kami perjuangkan sebagai inti dimulainya pembangunan harga diri ini. Yakni, satu moto: “Kaya Bermanfaat, Miskin Bermartabat”. Saya dan Zainal, dan banyak lagi yang lain, akan bisa jadi model perjuangan itu. Bagaimana ketika miskin dulu tidak jatuh sampai menjual harga diri dan jabatan. Dan, ketika sudah kaya (duille!) tidak sewenang-wenang.

-Perbedaan Tiongkok dan Indonesia-

Cerita lengkapnya dapat dibaca di sini

Depapepe – Kiss (New Album 2014)

Jeng jeng jeng…

Depapepe Kiss

Ada kabar menggembirakan kalau bulan Agustus 2014 nanti Duo Gitaris favorit saya dari Jepang,  Yoshinari Takuoka dan Takuya Miura yang lebih dikenal dengan nama Depapepe akan kembali mengeluarkan album berjudul KISS dan berikut adalah Playlistnya

Album Kiss Playlist:

  1. Kiss
  2. 青い鳥 (Aoi Tori)
  3. Sunburst
  4. タイトル未定 (Taitoru Mitei)
  5. Light of hope
  6. スミレ (Sumire)
  7. Life is a Journey

Enggak sabar untuk menikmati petikan gitar dari mereka, setelah album terakhir mereka Accoustic & Dining sungguh memanjakan telinga saya. Berikut ada sedikit bocoran lagu Kiss dari Depapepe.

Update :

Album sudah resmi rilis dengan total ada 13 lagu yang ada di dalamnya berikut adalah list lagu tersebut :

  1. Life is A Journey
  2. Kiss
  3. Four
  4. S.E.L
  5. Light Of Hope
  6. Circle Of Love
  7. Howl Of The Wolf
  8. Leopard
  9. Interlude
  10. スミレ (Sumire)
  11. あの日見た空 (Ano Hi Mita Sora)
  12. 青い鳥 (Aoi Tori)
  13. Sunburst

Kiss Live

My Favorite so Far : Aoi Tori

Selamat menikmati musik terbaru dari depapepe all Accoustic Friend 😀