Ini Bermakna Terlalu Banyak

Januari 2013

Tanpa terasa sudah memasuki tahun yang baru lagi dan Januari 2013 ini bermakna banyak bagi saya yaitu :

  • Last Year With Akasia ’09

Ya 2013 menandakan saya sudah berada ditahap akhir masa perkuliahan di UNY tercinta. 3,5 tahun sudah saya berada di UNY ini menempa suka duka serta manis dan pahitnya bangku perkuliahan. Dan akhirnya target saya untuk seminar proposal seminar di Bulan Januari terlaksana. Dan mulai bulan inilah akan menjadi momen langka untuk bisa bertemu dengan teman – teman di Akasia ’09 karena kami sudah tidak mempunyai kelas alias sudah bebas teori. Yang akan sering mempertemukan kita nanti hanyalah ruang dosen, dosen pembimbing dan jadwal seminar dari teman – teman. Sejauh ini baru 6 orang yang seminar dan akan menyusul teman – teman selanjutnya.

  • Arti Dari Keluarga

Januari 2013 juga menjadi suatu hal yang sangat berarti untuk saya mengenai hal ini.  Dua ujian besar menimpa keluarga besar dari mama disini. Dua hari sebelum saya seminar simbah terpeleset di kamar mandi belakang yang menyebabkan bergesernya bahu kanan beliau. Dan kurang lebih seminggu setelahnya calon keponakan dan sepupu kami berpulang sebelum sempat menghirup udara segar di dunia ini. Selain itu cerita dari mama sebelum beliau pulang ke Jakarta membuat saya berfikir bahwa memang saya sudah bukan lagi anak  – anak. Saya sudah harus bertanggung jawab atas kehidupan saya sendiri nantinya

  • Saat Kita Bertambah Tua Nanti

Setelah simbah jatuh kemarin beberapa anak beliau pulang kesini untuk menengok beliau, saya sendiri jujur merasa sangat bersalah sampai saat ini karena kejadian tersebut terjadi saat saya tidak berada dirumah. Dan sejujurnya pada saat jam kejadian saya juga tidak bisa memejamkan mata seperti biasanya. Dan bukan tidak mungkin pada weekend besok anak yang lain akan berkunjung lagi. Satu kata yang membuat saya berfikir dalam, sangat dalam adalah ” Iya besok juga mama tua, anak mama juga cowo semua, iya kalo besok menantunya pada sayang sama mama dan mau ngurusin mama pas tua, kalo engga”. Denger orang tua ngomong kaya gitu tuh rasanya jleeb banget sumpah. Saya pun tak bisa berkata – kata pada saat itu, cuma termenung menatap mama yang dengan telaten merawat simbah. Dan saya pun akan berusaha untuk menjadi lebih baik dari mama dalam hal ini.

Yah itu sedikit cerita dari Januari 2013 ini.

 

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s