It Calls Stupidity

Kamis ini akhirnya saya terdampar di suatu tempat yang meskipun sering saya lewati namun jarang saya kunjungi..
Ya saya terdampat di LIMUNY ( Layanan Internet Mahasiswa UNY ) atau saya lebih sering menyebutnya Puskom. Niatnya pagi ini adalah berada di sekitaran stasiun lempuyangan ataupun stasiun tugu untuk mencarikan penginapan yang akan digunakan oleh teman2 yang akan datang minggu depan. Namun gagal karena hujan. Dan kebodohan yang saya lakukan akan memaksa saya untuk kembali memaksa badan ni untuk kembali bekerja keras nanti siang. Sudah tiga kebodohan minggu ini yang saya lakukan

  • Kebodohan Pertama

Kebodohan pertama terjadi senin lalu 16 Januari 2012. Dimana saya akhirnya berpisah dengan kacamataku tercinta. Kesalahannya adalah karena saya pada awalnya tidak menemukan tempat kacamata yang saya bawa karena tlingsut di bagian paling bawah tas. Maka dari itu saya sengaja mencantolkan kacamata tersebut di kaos yang saya pakai. Dan pintarnya, saya malah berlari – lari di pantai hingga saya sadari ternyata kacamata saya telah tiada saat hendak menunaikan shalat azhar. Dan lebih menyakitkan lagi, saya malah menemukan tempat kacamatanya..😦

  • Kebodohan Kedua

Kebodohan kedua terjadi keesokan harinya. Hari Selasa 17 Januari 2012. Hari itu rencananya adalah mau survey tempat untuk melakukan Upgrading Hima Akuntansi untuk kepengurusan 2012. Dimana lagi2 saya kepantai bersama beberapa teman panitia. Berpartner dengan si Bos Rei. Ya kondisi fisik saya hari itu jujur sudah sangat lemah. 3 hari sebelumnya saya terpaksa menembus hujan di malam dan sore hari. Ditambah lagi perut yang lapar. Berawal dari keinginan untuk mencari tempat makan dan menanti rombongan Diwa dan Tutik, setelah mereka datang berhubung rei turun dari boncengan dan karena saya dipaksa untuk berada di depan maka saya pun melaju duluan. Dan Tanpa saya sadari, ternyata rei blm naik… Pantas tidak ada sahutan dari dia saat saya ajak berbicara… maafkan aku rei..😦

  • Kebodohan Ketiga

Hari ini kamis 19 Januari 2012. Kebodohan ketiga pun terjadi, dengan kondisi fisik yang masih dibawah saya akhirnya ikut ke jogja bareng mba idha yang seminar skripsi pagi ini. Niatnya bagus, berangkat pagi aja nanti sambil nunggu mba idha seminar motornya aku pinjem buat nyari wisma dan beli kacamata. Namun ternyata, bodohnya saya malah membawa motor saya. Padahal jelas2 STNKnya nanti akan tetap saya akan bawa ke Jakarta untuk pajak. Dengan ini maka saya akan terpaksa untuk kembali ke klaten nanti dan sepertinya akan minta diantar ke Stasiun saja…

 

Semoga tidak ada kebodohan2 berikutnya…

-___-“

2 Comments

  1. Jiz..jiz.. Ternyata gak selamanya kebodohan itu menyedihkan,haha.
    Rasakan..udah makin tua lu.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s