Berkorban ?

Selamat Hari Raya Iedul Adha 1432 H

Idul Adha merupakan Hari Raya Besar Kedua bagi kaum muslimin di seluruh dunia setelah Hari Raya Idul Fitri.  Hari raya ini juga sering disebut sebagai Hari Raya Kurban karena bagi kaum muslimin yang dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban yang biasanya menyembelih Sapi, Kambing, Domba maupun Unta. Hari Raya Kurban akan selalu mengingatkan kita kepada kisah tauladan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s. Penantian panjang Nabi Ibrahim a.s akan kelahiran Nabi Ismail. Namun setelah kelahirannya dan disaat – saat sedang menikmati masa2 indah bersama buah hati justru Nabi Ibrahim diberikan petunjuk dan diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri.Apa yang akan kalian lakukan jika kalian yang berada dalam posisi Nabi Ibrahim?? saya pribadi juga akan bingung tak menentu. Mungkin saya akan mungkir dan tidak melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Sang Pencipta hanya karena kecintaan saya terhadap anak saya.

Menilik dari kepatuhan Nabi Ibrahim terhadap Sang Pencipta, serta ketulusan Nabi Ismail untuk merelakan dirinya disembelih apakah kita sudah memiliki tingkatan ketaatan serta keikhlasan yang sama dengan para Nabi tersebut??  Manusia memilik hati yang mengendalikan segala tingkah laku dan pikirannya. Berbicara masalah keikhlasan sudahkan kita memiliki rasa keikhlasan tersebut pada diri kita??

Ikhlas adalah satu kata yang paling mudah diucapkan namun sangat sulit untuk dilakukan, karena kita sendiri tidak tahu batasan ikhlas itu seperti apa. Ikhlas adalah saat kita merelakan kehilangan akan sesuatu yang amat sangat kita cintai. Entah itu berwujud benda mati maupun makhluk hidup. Fenomena yang sering terjadi saat ini ialah dimana ada beberapa manusia yang terlalu mencintai apa yang dimilikinya, entah apapun itu bentuk dan wujudnya

Pernah dengar berita dimana ada seorang suami yang menyimpan jenazah istrinya??

Itu salah satu bentuk kecintaan yang berlbihan. Contoh paling mudah yang sebenarnya ada di sebagian besar manusia di dunia adalah kecintaan mereka terhadap materi terkadang tanpa disadari terlalu berlebihan. Mungkin kita akan sangat berat untuk mengeluarkan materi yang susah payah kita dapatkan untuk membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan. Namun kita akan sangat mudah untuk mengeluarkannya apabila hal tersebut berkaitan dengan kesenangan kita.

Padahal kalau mau dirunut lebih jauh apa sih manfaat kita mencintai sesuatu secara berlebihan?? Toh semuanya akan hilang suatu saat nanti. Dunia ini semu semata, tidak ada yang abadi di dunia ini. Maka alangkah lebih baiknya jika kita bisa saling berkorban untuk membantu sesama dengan segenap kemampuan yang kita miliki. Jangan pernah berfikir untuk masalah besar kecilnya bantuan yang kita berikan, karena sekecil apapun bantuan yang kita berikan jika kita berikan dengan tulus ikhlas semata – mata dengan niat mengharap Ridha Illahi Insya Allah bermanfaat baik bagi yang kita bantu, maupun bagi diri kita sendiri.

Sejauh apa tingkat keikhlasan anda??

Cuma anda yang tahu..

Selamat Idul Adha 1432 H

🙂

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s