Makrab Akuntansi UNY 2011 Part I

Alhamdulillah wa sykurilah acara malam keakraban akuntansi UNY 2011 usai sudah. Acara yang (katanya) saya ditunjuk bersama dengan Fajar sebagai penanggung jawab utama. Namun saya hanya bertindak sebagai pemberi masukan dan penyemangat Fajar saja sebagai angkatan yang lebih muda dan diberikan tanggung jawab utama. Semua dimulai beberapa bulan lalu saat rembukan tema dan ide untuk Makrab Akuntansi tahun 2011 ini. Tidak sekedar tema namun ancer – ancer tempat serta kegiatan untuk malam pentas seni pun kami bahas (berhubung saya niatkan untuk jadi pemandu untuk itu bagian ini yang benar2 saya pikirkan matang2 dan mengincar drama komedi)

Dan tanggal 24 – 25 September lalu setelah melalui berbagai rapat koordinasi, melewati berbagai survey tempat, serta melewati berbagai rintangan wabilkhusus masalah dana yang dibatasi akhirnya acara malam keakraban ini pun terselenggara dengan lancar meskipun dengan berbagai kekurangan disana sini. Bertempat di Wisma Kaliurang dengan tema Show Your Talent To Reach Your Destiny inilah jalannya Malam Keakraban Akuntansi 2011 yang saya alami sebagai pemandu.

  • Technical Meeting

Semua bermula pada tanggal 17 Sept 2011 seusai acara Sarasehan dan Syawalan Hima Aksi yang berlangsung di depan Ormawa TM Makrab pun dilangsungkan di Taman Pancasila FIS UNY pembagian anggota gugus pun dimulai. Berpartner dengan Risma Budi Prihanisa dari Akuntansi B 2010 saya memandu para mahasiswa baru yang tergabung dalam gugus TELLER. Mereka adalah

  1. Iswahuddin ( ketua gugus )
  2. Arvin
  3. Agum
  4. Kefas
  5. Estri
  6. Nurul
  7. Fatma
  8. Riza
  9. Arinta
  10. Muvika

Namun pada saat TM hanya 4 orang yang datang, yaitu Iswahuddin, Estri, Riza dan Fatma. Hasil dari TM ini selain mendapat kumpulan maba – maba ini tentu saja pentas seni yang harus kami tampilkan pada saat makrab esok. Dan yang kami dapat adalah Video Clip dengan dua lagu yaitu Ayu Ting – Ting dengan Salah Alamat, Serta Pacar Lima Langkah. (Saya mengatakan kepada Sie Acara untuk menghilangkan ini dari list pensi, namun sial malah saya yang dapat). Hasil kumpul dengan maba setelah membahas penugasan dan cocard serta menentukan hari untuk kumpul kembali pada hari senin jam 9 kami pun bubar.

  • Kumpul Pertama

Senin jam 9 pagi sesuai dengan janji kami kembali berkumpul, belum lengkap memang karena hanya ada saya, Risma, Iswah, Arvin, Estri, Riza, Dan Nurul kalo tidak salah ingat. Iswah menunjukkan hasil desain cocard yang dia buat serta saya mengungkapkan ide untuk pensi dan kami membuat yel – yel gugus kami. Lalu obrol – obrol ringan tentang kampus dan lain hal

  • Kumpul Kedua

Jumat jam setengah 4, sesuai janji kami pun kumpul gugus untuk persiapan pensi makrab, setelah perjuangan saya pun selamat sampai di kampus, Hahaha. Masih belum lengkap anggotanya saat kumpul ini, hanya saya, Iswah, Arvin, Agum, Estri, Riza, Fatma, dan Nurul tanpa Risma yang mendadak ada kuliah pengganti, tanpa Kefas dan Arinta yang ada kesibukan masing2. Dimulai dari mencari ruangan kosong untuk latihan biar ga ada yang liat. Kami pilihlah Gedung Kuliah Fakultas Ekonomi (GE. 304) Di lantai 3. Ide – ide mulai tertuang dari kepala kami masing2 meskipun yang aktif tidak semua. Agum, Iswah, Arvin, dan Estri lah penyumbang ide terbanyak. Jam 4 kami pindah ruangan ke Ge. 301 karna ruangan sebelumnya mau dibersihkan.

Sekitar jam 5 Gugus Teller kedatangan Mamanya alias Risma serta dua anggota baru (krna di TM dan pertemuan pertama g hadir) yaitu Kefas dan Arinta. Dan kamipun mulai mengaplikasikan ide – ide koreo yang telah kami buat. Sebenarnya mulai jam 5 ini saya sudah berniat untuk mengajak mereka untuk pindah tempat. Namun melihat semangat para maba yang sedang on fire melatih dan mencari koreo saya tak tega mengganggu semangat itu. Kenapa saya ingin mengjak pindah? Karena sepengetahuan saya gedung ini dikunci selepas jam setengah 6. Dan bener saja semuanya terbukti. Begini kronologisnya :

Aziz : ” Yok istirahat dulu, kita turun pindah tempat (dalam batin jangan2 udah dikunci), takutnya udah dikunci ini gedungnya.”

Agum ato siapa lupa saya : ” Wah yang sini dikunci mas (pintu deket tangga yang dket dekanat FE)”

Aziz : “Coba Chek yang sebelah sana (yang ngadep Ormawa)” sambil jalan ke pintu yang deket kamar mandi. dan sial sudah dikunci juga.

Risma : ” Dikunci juga e mas.”

Ini Dekanat FE

Duueenngg… mampus lah kita terkunci disini. batinku

Aziz : ” Hima itu lagi rame ya? Ada siapa aja ya ris?”

Risma : ” G tau mas, g keliatan e.”

Aziz : “Oh ya sie Outbond rapat, sek tak coba telpon tsalits.”

Tuuutt tuuttt… (suara telpon)

Tsalits : ” hallo”

Aziz : ” Hallo sal..di hima ga??”

Tsalits : “Iya ziz”

Aziz : “Tolongin e, aku kekunci di GE ni”

Dan pertolongan datang dari luar. Irvan, Rei dan Tsalits mencarikan jalan keluar untuk kami semua. Dan kami pun berhasil keluar melalui jendela yang ada di Hall..

-__-”

Bersambung. . . .

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s