Kereta Batik

Ya mungkin ini suatu hal yang menggembirakan untuk para Railfans.

Tanpa banyak basa basi berikut adalah gambar – gambar Kereta Api Batik yang meluncur hari ini di rangkaian Argo Parahyangan

*bersuka hatilah para RF daops II dan Daops I yang bisa nyegat*😀

Yang dinamakan kereta Rahayu Neng Bawono

Kutipan beritanya :

Nama gerbong kereta Rahayu Neng Bawono mungkin terdengar asing. Terlebih lagi, tampilannya berbeda dengan kereta lainnya. Motif batik membalut kereta. Tapi jangan salah, Rahayu Neng Bawono hanyalah kereta Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta, yang disulap menjadi Kereta Batik dan tercatat di Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Menurut Konseptor Kereta Batik dari FSRD ITB, Yosef Adiguna, kereta tersebut diberi nama kereta Rahayu Neng Bawono.

“Nama ini artinya sebagai doa keselamatan kereta, sehingga para penumpang kereta bisa mendapat pelayanan yang baik dan keselamatan,” ujar Yosef.

Motif batik yang membalut kereta tersebut terdiri atas delapan jenis yang berasal dari campuran batik Jabar, Jateng dan Jatim. Di antaranya Mega Mendung, bunga, modifikasi wayang Bima, dan burung.

“Bentuk wayangnya kita sudah ubah sedikit. Burung sendiri melambangkan kedamaian, selendang melambangkan si kereta ini mempersatukan semua jenis masyarakat. Mengapa kita mengambil banyak motif flora juga, karena mencirikan Kota Bandung,” ujar Yosef.

Kereta ini dikonsep oleh 5 orang mahasiswa FSRD ITB. Pengerjaan kereta batik ini kurang lebih sekitar 3 hari.

“Ini untuk yang pertama kalinya kami membuat desain untuk kereta api. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami,” ungkap Yosef.

Pantauan detikbandung, kereta tersebut berwarna dasar putih. Tampak beberapa motif burung, kupu-kupu, bunga, menghiasi gerbong tersebut dengan berbagai macam warna cerah. Salah satu motif yang paling mencolok adalah motif Wayang Bima yang dimodifikasi.

Sumber : Klik saja ini

Foto dari Post Master Narendro

Sedikit kutipan berita :

PT Kereta Api meluncurkan satu gerbong kereta batik Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta. Gerbong kereta ini tercatat rekor MURI sebagai kereta batik pertama.

Menurut Direktur Komersial PT KA Wimbo Hardjito, kereta batik ini merupaka upaya peningkatan pelayanan PT KA. “Kami berupaya memberi contoh yang baik. Supaya perilaku seperti melempar kereta pakai batu tidak ada lagi. Tolong dijaga, sambil kita juga melestarikan batik,” ujarnya kepada wartawan saat peluncuran Kereta Batik di Stasiun PT KA Daop II Bandung, Jalan Kebon Kawung, Selasa (15/1/2011).

Ke depan, sambung Wimbo, akan ada kereta batik untuk masing-masing kota. “Nanti kita inginnya masing-masing tujuan kereta ada batiknya. Misalnya Cirebon, Yogya,” imbuhnya.

Sumber : Klik saja ini

Hassiikk masuk rekor MURI. Dan lebih asik lagi karena ada kemungkinan rangkaian kereta milik Yogyakarta a.k.a Daops VI akan dibatik juga. Semoga terealisasi dulu *meskipun hati saya berharap tolong prioritaskan Double Track di jalur utama* kalo batiknya daops VI terealisasi Mas Pangga a.k.a Argo Dwipangga pasti indah dengan balutan batik ini. Ataupun mungkin Argo Lawu dan Taksaka atau malah Progo dan Bengawan..Hwhehehe..

Proses Pengerjaan

Semoga dengan ini sesuai dengan harapan Pak Wimbo tadi tidak ada lagi pelemparan batu ke kereta api..

Sekian dari saya..

Bunyikan selalu semboyan 35 sebagai tanda railfans

^^,

Aziz Ardiantono

Railfans Daops VI KT

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s