Sedikit Hidayah

Jumat yang bisa dibilang indah untukku.

Semua berawal dari PES 2011 yang akhirnya bisa aq coba ditempat yoga tinggal nunggu aja itu gamenya pindah ke lacer mungkin dalam jangka waktu 4×24 jam sudah masuk gamenya.

Dan yang paling penting adalah saat dimana biasanya saya tertidur.

Ya saat ceramah jumat yang biasanya tanpa sadar mata terpejam *godaan paling berat emang ceramah jumat tuh*

Materi ceramah yang mengena buat pribadiku. Mungkin juga untuk semua yang mendengarkannya saat itu. Kurang lebih isi materinya seperti ini

Saat salah satu Khulafaur Rasyidin *aku lupa diantar Umar Bin Khatab atau Abu Bakar* yang sedang membangun kembali rumahnya yang hancur akbat diterjang badai. Dan saat itu Ia ditegur oleh Malaikat Jibril yang bertanya mengapa hanya membangun rumah yang sederhana padahal dia akan lama tinggal di rumah tersebut.Dan jawaban sang Khulafaur Rasyidin cukup singkat ” Saya hanya sedang dalam perjalanan menuju akhir sehingga tidak perlu membangun yang bagus – bagus”.

Meneliti dari isi ceramah awal itu saya mulai berfikir benar juga ya. Semua manusia di dunia ini sedang dalam perjalanan menuju akhir. Menuju sesuatu yang kekal yang kita sendiri tidak tahu kapan kita akan sampai di akhir. Mungkin esok, lusa, atau malah setelah ini?? Banyak orang kaya yang terlalu menikmati dunia fana ini. Membeli rumah dimana – mana, mendesainnya sebagus mungkin. Menggunakan interior semewah mungkin namun dia lupa kalau semua itu hanya sementara. Sedangkan “rumah” yang kekal nanti malah ia lupakan untuk membangunnya.

Yang kedua isi ceramahnya kurang lebih seperti ini

Sering kali kita mengabaikan Tuhan. Menunda – nunda shalat. Shalat itu kan panggilan dariNYA. Kalau kita jadi merasa tidak risih untuk berbuat dosa, maka mungkin itu pertanda kita sedang DIABAIKAN olehNYA. Apa jadinya kalau sampai kita diabaikan oleh Sang Maha Segala?? Mau memohon kemana lagi kita??.

Agar tidak Diabaikan olehNYA maka mari kita takwa kepadaNYA, mencintaiNYA. Mencintai bisa diwujudkan dalam hal kita menerima segala ketetapannya yang diberikan kepada kita. Tidak terus menerus berkeluh kesah, karena Allah menyukai orang yang sabar. Maka dari itu mari kita CINTAI sang Pencipta dengan menjadi orang yang Takwa. Menjalankan segala perintahNYA, menjauhi laranganNYA. Dan dalam hal yang kecil mari kita menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar kita.

ya ini yang cukup mengena. Refleksi akhir tahun yang fantastis. Kini Insya Allah aku mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Berharap bisa menjadi hamba yang taat. Kadang manusia itu kufur *termasuk saya* diabaikan oleh sesamanya *anggaplah diabaikan teman, sahabat atau mungkin pacar* bingungnya setengah mati. Tapi kita lupa kalau terkadang kita sedang mengabaikan Sang Pencipta. Apa jadinya kalau sudah diabaikan oleh pemilik segalanya??

Akhir dari semua ceramah tadi adalah perasaan haru yang mendalam. Tetesan demi tetesan air mata, menyadari terkadang betapa kufurnya diri ini. Betapa kotornya diri ini. Memundurkan waktu shalat seakan sudah menjadi hal yang biasa. Kini semua akan aku perbaiki. Mohon Bimbinganmu Ya Rabb. Luruskan niat hamba dan bantu hamba untuk tetap konsisten

Hanya kepadaMU aku memohon dan hanya kepadaMU aku kembali…

2 Comments

  1. Astagfirullohalazim.
    Bnr bgt tu jis.
    Kalimat yg mengerikan “diabaikan olehNya”
    Astagfirullohalazim.
    Kita sama2 memperbaiki dan membangun rumah di akhirat,amin.
    Hidup berorientasi pada akhirat,bermanfaat utk org byk.
    Ngena bgt ini jis,
    Diabaikan olehNya
    Astagfirulloh,kepada siapa lagi kalo udah diabaikan,astagfirullohalazim.

  2. Tobat tobat…😛


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s