1-10-2010

Tanggal yang akan menjadi sejarah untukku….

Disaat beberapa bulan saya menjadi Seorang Railfans..Kejadian yang sangat mengiris hati..

Disaat pagi hari aku siap berangkat melaksanakan tanggung jawab sebagai panitia berita mengenaskan itu datang dari salah satu televisi swasta yang mengabarkan PLH antara KA Bisnis Senja Utama Semarang dengan KA Eksekutif Argo Bromo Anggrek (ABA / ABANG ) jam 5 pagi kuterima kabar itu…saat itu diberitakan baru 5 korban MD.

Berangkat melaksanakan tugas dengan perasaan sedih dan teriris duka. Apalagi aku tidak bisa mencari2 kabar melalui internet karena akan dua hari berada di pegunungan waduk sermo (lebay amat pegunungan). Sepanjang perjalanan yang ada dipikiran cuma dua yaitu masalah tanggung jawab sebagai sie keamanan ( akan dibahas ditulisan selanjutnya ) dan berita yang kuterima tadi pagi. Tersayat sayat batin ini denger cerita itu.

Selamat sampai di sermo derita batin bertambah begitu terima berita dari Tri kalo ada PLH juga di Sta Purwosari, Solo KA Eksekutif Bima menyerempet Gerbong terakhir KA Ekonomi Gaya Baru Malam Selatan ( GBMS ) satu korban MD.

Kronologis Yang Kuketahui.

Ini memang cuma hasil membaca karena ga liat dan tanya sumber langsung serta mampir TKP. Untuk kejadian di Petarukan mass ABANG sudah terancam lima tahun kurungan karena mengakui dirinya mengantuk dan lalai. Tapi bukan serta merta mass bisa jadi kambing hitam begitu saja. Kalo dilihat mengapa mass bisa begitu mengantuk??Kurang istirahatkah?? Atau malah mungkin kesejahteraannya kurang?? Menilik kompas masih bisa dibilang kurang dibanding resiko kerja mereka. Sehingga membuat mereka bekerja sambilan seperti di berita ini dan itulah yang membuat mereka tidak fit saat berdinas.

Faktor lain yang saya lihat juga masalah persinyalan yang masih manual. Kenapa tidak dibenahi dengan mengganti persinyalan semua daops menjadi listrik???Ini yang terjadi di PLH Bima dan GBMS..dimana Gerbong terakhir GBMS masih belum berada di jalur aman (sedikit menyilang di rel yang tidak seharusnya belum semua masuk rel aman ). Dari info yang kudapat ini terjadi karena mass takut memajukan keretanya karena ada segerombolan oknum suporter yang melempari batu ke arah kereta ( kejadian serupa saat Bonek dilempari di PWS KAI merugi milyaran ) saya sendiri pernah mengalami pelemparan batu itu.

Seandainya sinyal sudah listrik pasti kekurangan itu bisa terdeteksi..( Pandangan PPKA saat itu juga terhalang suporter yang menunggu “musuh”) .

INI YANG MEMBUAT AMARAH SAYA MEMUNCAK

Kutipan berita

Anggota Komisi V DPR RI Nursyiram Soejono kecewa atas sumber daya manusia (SDM) di PT Kereta Api (KA)

Menurut Nursyiram, selama ini PT KA menambah jumlah kereta, tetapi hal itu tidak dibarengi dengan penambahan jalur kereta.

“Bila hal ini kurang mendapat perhatian maka, faktor-faktor kelalaian manusia akan berakibat sangat fatal,” kata Nursyiram, anggota Fraksi PDI Perjuangan kepada Tribunnews.com, di Jakarta, Sabtu (2/10/2010).“Hal itu jangan ditunda-tunda lagi, untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpangnya. Strategi Jaringan Nasionalnya sudah ada, harusnya strategi itu secepatnya diselesaikan,” ujarnya.

sumber : Kompas

bagaimana tidak tertunda jika dana yang kalian buang – buang itu bisa dipakai untuk membangun double track di sepanjang jalur utama pulau Jawa?? Berapa uang yang kalian inginkan dengan meminta Rumah Aspirasi?? Gedung Baru??? Dan Studi Banding???

Sadarkah kalian wahai para Dewan???Sadarkah???Saat kalian sedang terlelap dirumah dinas ataupun diruang sidang para masinis berada di balik kemudi dalam ruangan sempit menjalankan tugas mengantar ratusan orang tanpa pamrih dan bahagia jika melihat penumpangnya sampai dengan selamat.

Kutipan Berita kedua :

“Lho, kita lihat tataran kewenangannya, dong. Kita ini beda di
negara lain, langsung di bawah Perhubungan, kalau di kita (Indonesia)
dipisahkan di PT KA, dan di (Departemen) Perhubungan, regulasinya atau
operatornya ada di PT KA,” sanggahnya, saat ditemui di Kantor Menteri
Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (4/10…/2010).

Ditegaskannya,
bagaimana jika kecelakaan terjadi karena masinisnya mengantuk?
“Sekarang, secara logika seperti apa? Kita masih lihat kesimpulannya
secara menyeluruh,” ujarnya

sumber : Menhub????

Logikanya masinis mengantuk karena kelelahan dan kurang vitamin..kurang vitamin karena kurang sejahtera..kurang sejahtera = kurang gaji….ckckck itu logika yang masuk di saya

Sekian dululah…emosi saya makin memuncak…tenangkan diri dulu sesaat…selanjutnya mungkin aku tulis ttg suka duka masinis

tetap bunyikan semboyan 35 dimanapun berada sebagai tanda Railfans sejati

Ardiantono Daops VI

2 Comments

  1. Turut berduka.
    Kata2 dan tulisan x ini berbeda,disetiap huruf terlihat rasa marah!kesal!
    Esbabon gan?eh esmosi,hehe.
    Ya jis itulah Indonesia kita,gak tau apa yg harus dipentingkan lbh dulu,taunya ngurusin diri sendiri,terbelalak uang,tp buta sama rakyat.untuk korup dan pembangunan lain yg tidak penting dana bisa ada dan mudah,tp buat bgn rel 2 arah dana itu gak prnh bs ada n sulit bgt!gelut wae karo pemerintah n wong2 neng dpr mpr.arrrgghhh..cukup comentnya,ikut esmambo gw!

  2. Masih sakit hati saya melihat vonis langsung jatuh untuk mass ABA…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s