Beranjak Dewasa Bab Ketujuh

Cerita ini fiktif semata…kesamaan nama dan tokoh merupakan ketidaksengajaan semata :P

Cerita sebelumnya disini

Bab VII

Kejadian Minggu Pagi

Minggu pagi yang cerah menyapa ku hari ini, dengan semangat olahraga kulangkahkan kaki ini menuju kampus sebelah yang kebetulan menggelar semacam pasar pagi. Dengan niat mandi sinar matahari sambil mencari – cari barang yang mungkin bisa menambah bagus kamarku aku pun melangkah. Kejadian sabtu siang kemarin menjadi salah satu pelecut semangatku. Sudah sedikit banyak hal yang aku ketahui tentang sosok yang kucari selama Ospek kemarin.

Ratri Ayuningtyas berasal dari Solo dan ternyata kosnya kemarin tidak jauh dari kos Eka. Namun sayang kemarin lagi – lagi aku lupa minta nomer hapenya. Ya sudahlah nikmati saja dulu perjalanan pagi ini, toh besok pagi juga ketemu sama dia. Longok kiri kanan melihat lihat barang – barang apa saja yang dijajakan disini, dan ternyata cukup lengkap. Mulai dari peralatan rumah tangga, hingga sandang dan tentu saja pangan.

Tanpa sengaja aku menangkap sosok yang aku kenal baik, Ya itu sosok Andra yang sepertinya sedang jalan dengan seseorang yang nampaknya tak asing. Sambil mendekat secara perlahan tanpa sedikit pun ingin diketahui oleh dua sosok itu. Mengamati dan terus mengamati, “ko kayanya itu Andra sama Ratri ya??” batinku bergejolak.

Dan benar saja itu Ratri yang memang sedang berjalan bersama dengan Andra kurang lebih 300m didepanku. Entah apa yang kurasakan saat ini, rasanya tak bisa dijelaskan. Batinku tak tenang dan sepertinya aku merasakan amarah yang tak seharusnya.Ya memang tak seharusnya, karena aku tak tahu amarah ini ditujukan untuk siapa. Kuputar balik langkah kakiku menuju arah sebaliknya dan segera menuju kembali ke kamar kos.

Kubantingkan diriku dikasur, batinku masih tak tenang saat ini.Pikiranku melayang dengan berbagai pertanyaan khususnya ada apa dengan mereka berdua??. Semangat yang kudapat malam tadi mendadak hilang lenyap seketika itu saja.” Lebih baik kurendamkan sesaat kepala ini biar lebih tenang.” Batinku. Aku pun menuju kekamar mandi dengan niatan mendinginkan suasana batinku saat ini. Berulang kali kurendamkan kepala ini kedalam bak mandi. Suaranya cukup gaduh, namun beruntung keadaan kos saat itu sangat sepi karena memang penghuni kamar lain tidak ada.

Kurang lebih setengah jam aku berada dikamar mandi untuk menenangkan diri sampai akhirnya aku kembali kekamar. Hapeku berbunyi menandakan ada pesan masuk yang rupanya dari Eka, “ Heh tadi ko mlayu to  tak panggilin juga.” (ko tadi lari aja aku pangil2 juga). “Heh?? Kapan?? Dimana ka??” aku setengah kaget. “ Barusan di pasar pagi kampus. Kemana kamu buru – buru?? Ga bilang kalo kesana, Aku sama Ratri tadi juga kesana, kebetulan juga ketemu sama Andra tadi.”. “Oh ternyata mereka tadi tidak berdua, lalu mengapa aku mendadak jadi emosi tadi??”

“Wah iya maaf tadi tiba – tiba perut ku sakit ka. Masih disana??” isi pesan singkat itu kukirimkan pada Eka.” Masihlah, dicari Andra sama Ratri tuh kamu malah kabur.” Kurebahkan badanku sambil merenungi yang terjadi tadi. “ Aduh dasar payah, belum apa – apa sudah menafsirkan yang bukan – bukan saja.” Kusesali kejadian tadi, cukup lama aku berbaring ditemani alunan – alunan musik yang keluar dari laptop putihku ini.

“ Tok tok tok, Di” Bunyi pintu kamarku diketok, ternyata Andra yang berada di depan kamarku. “ Heh kamu tadi juga ada di pasar pagi tho di?? Ko ra ngomong neg rono.” (ko g bilang kalo kesana ). “He’em tadi aku kesana, lha tadi aku ga tau kalo ada kalian disana, kalo Eka g sms juga aku ga tau ndra.” Balasku. Sebenarnya masih agak sedikit panas suasana hatiku ini namun berusaha kutenangkan sendiri.

“Lha tadi kamu ngpain aja e sama Ratri sama Eka??” tanyaku. “ Ya Cuma muter – muter aja tadi niatku kan olahraga jalan sehat eh ketemu mereka yoweslah bareng – bareng.”, “ Oh ya gimana tugas ekonomimu?? Sudah beres??.” Tanya Andra padaku. “ Sudah siap tinggal editing tulisan saja lalu cetak dan dijilid.” Alhamdulillah tugas yang itu sudah hampir beres, buatku tugas ini memang cukup merumitkan karena aku hanya sendirian dikelilingi para teman wanita sehingga membuatku kaku di awal namun tugas yang kulaksanakan bersama Eka, Dhini, Mayang dan Septhi sudah hampir selesai sebelum deadline. Ya minggu ini adalah minggu terakhir menjelang bulan Ramadhan dimana tugas itu harus diselesaikan sebelum awal Ramadhan.

Kedatangan Andra tadi kekos sebenarnya tidak ingin kuterima. Ya karena masalah yang tadi aku liat pagi tadi itu.Dan mala mini pun sebenarnya aku sedang tidak mood melihatnya tapi bagaimana lagi, Andra dan Esa sudah ada di kosku untuk nonton bareng siaran Sepak Bola di kos Galih. Dan kami bertiga pun akhirnya sudah menuju ke kos Galih setelah menunaikan shalat Isya. Dan aku terkejut melihat ada “tamu jauh” haha. “ Weh ada Wawan tho?? Langsung dari Klaten wan??” tanyaku begitu melihat Wawan ada dikos Galih. “ He’em demi nonton bareng nanti aku nginap ditempat Galih saja.” Sahutnya

Masih satu jam sebelum pertandingan dimulai kami berlima memutuskan untuk keluar makan terlebih dahulu sambil membeli makanan ringan untuk menemani tontonan kami nanti. Nonton bareng tadi sebenarnya sudah sedikit melupakan kejadian pagi tadi hingga akhirnya kembali teringat saat aku kembali termenung sendirian di kamar kos. Dengan bacaan doa coba kulupakan masalah batin itu sambil berharap esok hari batinku sudah normal. Dan perlahan kututup kedua kelopak mata ini untuk memberikan waktu kepada tubuhku hak mereka untuk beristirahat.

Bersambung. . .

Hati memang memegang kendali terbesar dalam diri kita. Dia sumber awal kita bergerak, berfikir, dan bertindak. Akankah Ardi mampu memanajmen hatinya??

Lanjutannya disini

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s