Membalik Lokomotif

Masih kisaran membahas lokomotif. Barusan dapat bacaan menarik tentang memutar / membalik lokomotif. Sebelumnya aku mau coba bahas dulu kalo lokomotif itu sebenarnya bisa jalan maju dan mundur. Bisa dengan dua posisi SH ( Short Hood) / LH ( Long Hood ).


Short Hood

Long Hood

Mungkin ada yang bertanya kenapa harus diputar?? Lha wong bisa maju mundur ko. Itu juga pertanyaan yang sama dengan pertanyaanku tadi saat pertama melihat bahasan itu di grup. Alasannya yaitu mencegah keausan pada satu sisi roda karna mengalami beban pada saat membelok. Kita ibaratkan dengan foto diatas, kita ambil yang Long Hood ya (LH). Jika loko berjalan dengan posisi LH dan banyak mendapati tikungan tajam ( dan misalkan bnyak tikungan ke kanan ) jelas Roda dan As sebelah kananya lebih berat menahan beban bukan ( sama halnya mungkin dengan mobil ). Nah jika dia kembali ke jalur yang sama tapi dengan keadaan loko tidak dibalik ( alias berjalan mundur / menjadi Short Hood ) maka bagian as dan roda sebelah kanan lagi yang akan sering menerima beban. Maka dari itu harus dibalik agar keausan pada roda merata.

Ada tiga cara membalik Lokomotif

  • Dengan TurnTable (TT)
n

Loko berputar

Turbtable atau meja putar kalau di Indonesiakan. Cara memutar loko yang paling simpel karena hanya membutuhkan sedikit tempat dan lahan. Caranya yaitu hanya menempatkan Loko ditengah2 ( harus pas ditengah supaya ringan ) lalu diputar manual oleh tenaga manusia, biasanya 2 – 4 orang ( berat kosong loko minimal 75 ton ). Dipo Jatinegara punya ini

ternyata loko dalam video tadi baru aku sadar adalah loko yang mmbawa Argo Bromo saat tragedi petarukan yang lalu..๐Ÿ˜ฆ

  • Dengan Triangle Turning ( Segitiga Pemutar )

Segitiga Pemutar di Solo Balapan

Yang ini agak sedikit rumit karena memakan banyak lahan. Berbentuk segitiga dan lokonya harus berjalan dari sisi sebelah kiri (difoto) lalu berbelok ke kiri ( menuju ke atas ) terus kembali dan berbelok ke kiri ( menuju sebelah kanan ) dan baru kembali ke awal (sisi kiri foto). Stasiun Solo Balapan dan Semarang Poncol yang kebetulan memiliki Dipo Lokomotif memliki ini.

  • Ballon Loop

Ballon Loop at Sidotopo

Yang ini agak rumit. Karena berbentuk lintasan panjang, namun kadang Ballon Loop tidak hanya digunakan untuk memutar satu loko saja, bisa lebih dari satu atau bahkan juga digunakan untuk memutar satu rangkaian KA. Mungkin dari gambar sudah jelas ya. Ada di Sidotopo ( Surabaya ), Jakarta ( Muter Jatinegara – Pasar Senen ), Sama Sta. Banyuwangi baru.

Demikian ilmu yang baru saja aku dapatkan. Untuk lebih jelas dan melihat Ilustrasi silahkan mampir kesini

Salam sepur..Mari Bunyikan Semboyan 35 sebagai tanda kita Railfans…^^,

Ardiantono

6 Comments

  1. minta izin utk copas post ini ke blog saya…. bolehkah?? trims…

  2. Seneng aku oleh tambahan informasi mengenai sepur
    perbanyak lagi informasinya mas salam kenal dari madiun…

    • wah dari daops VII MN…salam kenal dari Daops VI YK divisi KT..๐Ÿ˜€

  3. Tapi ada juga loh mas lokomotif yg gak bisa mundur (klw ga salah tipe B) lokomotifnya udah jadul masih ada di dipo Tanah Abang. Salam dr Daop 1 JKT.

    • Wah terimakasih infonya mas, salam daop 1 juga๐Ÿ™‚


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s