Ini semua realita

Ini sedikit oleh – oleh mengejutkan yang aku dapat ketika berkumpul dengan beberapa kawan lama. Perubahan demi perubahan terlihat di beberapa teman2 ini. Ada yang memang sudah bisa ditebak arah perubahannya karena memang sudah ada bakatnya dan ada juga beberapa perubahan yang bisa dibilang amat sangat mencengangkan karena aku pikir itu hanya akan kulihat di media saja tapi ternyata aku melihat ini terjadi ditemanku sendiri. Bahkan terjadi pada teman yang dulu sempat duduk satu meja denganku.

Sebelum bahas kesana kita bahas yang lain dahulu. Ya kemrn malam akhirnya acara buka bersama dengan kawan2 SMP kelas2 terwujud *meski dengan susah payah* dan akhirnya bertemu dengan kawan2 yang bisa dibilang hampir 2 tahun bahkan lbih tidak berjumpa.

Banyak perubahan positif yang kulihat dari teman2ku. Ery dengan perubahan pola pikirnya dan pandangannya yang penuh dengan nada optimistis dan makin agamis. Joel yang dulu pemalas kini sudah bisa banyak bercerita ttg pengalamannya menjadi penjelajah alias backpacker. Dia sudah mulai rajin, kerjaan apapun selama itu halal dan menghasilkan uang dia lakukan untuk bisa berkeliling dunia.

Harry yang bisa dibilang paling nyeleneh pun kini sudah menjadi pelatih futsal. Nah ini yang buat aku tercengang sebut saja nama’a X (cowo). Nah sebenernya smpet ga percaya juga pas kemarn pertama kali dikasih tau sama tiga orang teman kalo X ini udah bikin “melendung” anak orang dengan alasan yang konyol. Yaitu biar orang tua dari cwe ini setuju (- -“) alasan yang konyol bin bodoh menurutku.

Nah kemrn pas ketemu langsung, awalnya aku ragu untuk langsung bertanya bahkan membahas hal2 yang menyrempet kesitu. Bett tapi dengan bangganya dia berceloteh kepadaku, “tanggal sekian bulan sekian”. Tentu dengan raut muka bingung aku pun bertanya.” Apaan tuh??”

Dan dengan Pedenya dia jawab ” Itu perkiraan brojolnya.” (et dah bujug ini anak bneran??). Jujur aja aku specchless. “kaya di sinetron tipi tipi nih anak.” Korek punya korek tanya punya tanya dia memang sengaja melakukan hal itu untuk dapat restu katanya. *masih g abis pikir aku*

Dengan santainya juga dia bilang udah nikah siri dan dengan enaknya ngomong ” jaman dulu mana ada KUA, jaman Rasul juga kan g ada KUA” oke penjelasan diterima diakal sehatku. But sek sek sek kaya gitu caranya kan mau g mau yang namanya nikah itu hrus ada wali untuk mempelai wanitanya. Dan amazing…dia bilang “walinya gw nyewa” (bujug enak banget mainin aturan agama).

Pikiran ku berkecamuk dengan statement “ini bener2 nyata..kaya di tipi tipi…inikah realita pemuda ibukota??” Sampe sekarang pun aku masih heran dengan jalan pikiran temanku yang satu ini. Umur masih 20 pun belum masih banyak hal yang bisa dikembangkan.

Cuma sedikit pesan aja buat yang mungkin baca blog ini dan yang mungkin masih muda contoh diatas adalah contoh buruk sangat tidak dianjurkan untuk ditiru. Jodoh rezeki dan mati sudah ada takdirnya. Ngelakuin hal kaya gitu ga akan ada manfaat yang bakal kalian dapet. Mungkin cuma malu yang akan kalian dapat. Hidup ini indah guys..jalani hal2 yang positif aja..

Satu doa buat temen ku itu….semoga diridhoi yang kuasa….

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s