Seputar Ujian Nasional

Yak minggu ini tanggal 22 Maret DuapuluhSepuluh Ujian Nasional tingkat SMA dilaksanakan. Masih kebayang deg2annya tahun lalu saat aq sendiri yang ngalamin hal itu. Beban berat yang dipikul untuk lulus dan minimal mendapat rata2 tujuh untuk masuk kampus favorit q..

Sebenernya dari dulu ngadepin UN SMP juga q udah kepikiran..( Kepikiran apa jiz??sok mikirin..)

Heh sembarangan bilang q sok mikirin…ckckck. Emang g mikirin c cma ngerasa kurang sreg ajj gtu. Ngerasa kurang sreg karena UN hanya menilai hasil beberapa mata pelajaran dan hanya dilihat dari nilai ujian saja..Tidak mempertimbangkan hasil – hasil selama proses peserta didik ( wah bahasa mu jis..ketularan mba mu yang ngurus manajemen pendidikan )..

Ibaratnya gini deh klo dari kacamata seorang ardiantono..kita belajar selama 3 tahun tapi cuma dilihat dari hasil ujian selama 3 hari / seminggu?? Klo gtu ngapain ngabis2in uang buat 3 tahun ongkos + konsumsi + fotocopi dll klo 3 thun itu sama sekali ga dihargai. Ikut ujian yang 3 hari aja langsung.

Selama 3 tahun itu kita pasti berusaha maksimal biar dapet hasil terbaik bukan ( kecuali yang emang bener2 males..)

Ujian Nasional

Masa hasil itu g dipertimbangkan??Pemerintah g tau bagaimana proses yang dilakukan oleh para peserta didik itu..Yang mereka tahu klo mau lulus y nilai harus di atas standar..

Padahl blm tentu menjelang ujian peserta didik itu dalam kondisi yang siap, Mungkin bisa jadi kondisinya sedang terpuruk secara

Nah gmana klo begini

psikologis..bisa jadi peserta didik dalam keadaan sakit saat menjelang ujian sehingga konsentrasi menurun ( Siapa c yang mau sakit )..bisa jadi ada masalah internal keluarga..dll..

klo udah kaya gtu gmana coba???miris rasanya…

nah berbagai cara deh dilakuin buat bisa mengamankan kata2 lulus…

adakah cara lain yang menentukan proses kelulusan???

Dari anggaplah sekitar 14 pelajaran yang dipelajari hanya 6 yang menentukan kelulusan…Lalu apa gunanya dipelajari??bisa jadi ada bakat2 peserta didik di pelajaran2 yang tidak diujikan…

Y semoga saja ada sedikit perbaikan..aq sendiri berharap kelulusan tidak hanya ditentukan dengan ujian nasional…karena untuk mencapai ujian nasional itu panjang dan prosesnya berat…hanya ingin proses itu dihargai…perasan keringat para peserta didik selama tiga tahun menempa ilmu..menghadapi ujian harian dll…

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s