Tahu

Selama tinggal di klaten dan kuliah di jogja kayanya makanan ini g bisa lepas dari piring q saat makan. Bisa dibilang makanan inilah yang paling sering bertemu dengan q..Jadi penasaran dengan tahu..dan q coba untuk sedkit mengulas makanan ini.

Tahu tentu masyarakat indonesia sudah tidak asing lagi dengan makanan ini. Ada berbagai jenis tahu yang dikenal di Indonesia. Sebut saja tahu pong, tahu petis, tahu sumedang dan tahu bacem.

Tahu berasal dari kata serapan bahasa hokkian ( tauhu ) dan di negara Jepang dikenal dengan nama tofu. Tahu dibuat dari kedelai yang difermentasikan. Berikut langkah – langkah pembuatannya :

  1. Kedelai ditampi untuk dipilih biji yang besar.
  2. Kedelai dicuci, lalu direndam dalam air besar selama enam jam.
  3. Kedelai dicuci lagi selama setengah jam.
  4. Kedelai dibagi-bagi dan diletakkan di dalam ebleg, yang terbuat dari bambu atau plastik.
  5. Kedelai digiling sampai halus, dan butir kedele mengalir ke dalam tong penampung.
  6. Butir kedelai langsung direbus sampai mendidih di dalam wajan berukuran besar.
  7. Bubur kedelai lalu dipindahkan dari wajan ke bak atau tong untuk disaring dengan kain belacu atau kain mori kasar yang telah diletakkan pada sangkar bambu. Agar semua sari dalam bubur kedelai tersaring semua, pada kain itu diletakkan sebuah papan kayu dan seseorang naik di atasnya dan menggoyang-goyangnya. Limbah penyaringan, yang disebut ampas tahu, diperas lagi dengan menyiram air dingin, sampai tidak mengandung sari lagi. Penyaringan dilakukan berkali-kali hingga bubur kedelai habis.
  8. Air saringan yang tertampung dalam tong warna kuning atau putih dicampur dengan asam cuka agar menggumpal. Selain asam cuka, dapat juga ditambahkan air kelapa, atau cairan whey (air sari tahu bila tahu telah menggumpal) yang telah dieramkan, atau bubuk batu tahu (sulfat kapur).
  9. Air asam dipisahkan dari gumpalan atau jonjot putih dan disimpan, sebab masih dapat digunakan lagi. Gumpalan atau jonjot tahu yang mulai mengendap dituangkan dalam kotak berukuran misalnya 50 x 60 cm2 dan dialasi kain belacu. Adonan tahu kotak dikempa selama satu menit, sehingga air yang masih tercampur dalam adonan tahu itu terperas habis. Adonan tahu berbentuk kotak yang sudah padat dipotong-potong, misalnya dengan ukuran 6 x 4 cm2

Hasil jadi

Hasil Jadi

Setelah tau cara pembuatannya sekarang aq penasaran dengan manfaat dari tahu ini.Berhubung hampir setiap makan aq slalu dtemani sama makanan ini. Setelah search sejenak ternyta manfaat tahu cuku banyak

  • Menurunkan Kolesterol Jahat

Hal ini dibuktikan oleh studi yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition edisi teranyar ini dilakukan pada 55 orang lelaki dan perempuan usia setengah baya yang mengidap kolesterol tinggi.

Setelah mengikuti diet sehat, partisan tersebut diikutkan pada pola makan beragam, mulai dari kacang almond, tahu, sayuran mentah, dan jenis makanan kedelai lain. Setelah setahun, kolesterol mereka diukur.
Hasilnya, mereka yang mengonsumsi tahu mengalami penurunan kolesterol lebih besar dibanding kelompok pengonsumsi makanan lain. Penurunan ini dapat mencapai 10-20 persen.

  • Mencegah Kanker Payudara

Sebuah studi yang sempat dilakukan oleh Anna H. Wu dan rekan-rekannya di University of Southern California, AS. Mereka melakukan studi terhadap 144 perempuan sehat keturunan China di Singapura.Hasilnya, mereka yang mengonsumsi tahu 25 persen lebih banyak mengalami peningkatan pembentukan estrogen dibanding yang tidak. Tekanan darah mereka juga lebih rendah ketimbang kelompok yang tidak mengonsumsi tahu.

Rahasia khasiat tahu ternyata ada pada kandungan isoflavon yang mengandung hormon estrogen. Selain mencegah kanker payudara, isoflavon juga memperlambat proses penuaan pada perempuan. Isoflavon bukan hanya terkandung dalam tahu melainkan juga pada semua makanan berbahan dasar kedelai seperti tempe, susu kedelai, kecap, dan sejenisnya.

Dan sekarang aq mau bahas jenis – jenis tahu yang ada di Indonesia.

  • Tahu Petis

    Tahu Petis

Berbahan dasar tahu putih yang digoreng tanpa bumbu, kemudian dipotong bagian tengahnya untuk diselipkan bumbu petis. Buat yang tidak biasa mungkin agak jijik dengan petis yang diselipkan di antara tahu goreng ini. Petis ini merupakan “keluarga” terasi yang dibuat dari olahan udang atau pindang. Bentuknya saos hitam (seperti gemuk oli :)) dan rasanya manis. Sangat cocok jika dimakan dengan cabe rawit untuk menetralisir rasa manis yang cukup kuat dari petisnya.

  • Tahu Sumedang

Jenis yang sudah tidak asing lagi. Cara pembuatannya Mula-mula kacang kedelai itu direndam sampai mekar setelah itu digiling bersama air. Dari proses penggilingan itu diperoleh aci yang siap untuk direbus di dalam sebuah bak besar bersuhu tinggi. Hasil rebusan kemudian disaring dengan menggunakan tangok untuk kemudian direndam ke dalam “biang” yang terbuat dari cuka dan air yang telah direbus dan didiamkan kurang lebih lima menit.

Tahu Sumedang

Olahan tahu yang sudah jadi akan terpapar di tahang. Air sisa rendaman kemudian diciduk dan dibuang . Olahan tahu kemudian dicetak ke dalam wadah yang disebut papan dan didiamkan kurang lebih dua menit. Olahan tahu yang telah dicetak kemudian diiris dan direndam ke dalam bak besar yang berisi air garam selama satu menit untuk selanjutnya siap digoreng.

  • Tahu Bacem

Ini yang paling sering aq makan disini. Cara membuat

1. Masukkan dalam wajan/panci,bumbu halus ( bawang merahputih, ketumbar, garam dan gula merah) , lengkuas, daun salam, air asam, dan air kelapa, aduk rata.
2. Masukkan tempe dan tahu, masak sampai air habis dan bumbu meresap.
3. Panaskan sedikit minyak goreng, masukkan tahu dan tempe bergantian, goreng sampai kecokelatan dan agak berminyak

Rasanya manis sangat lezat dinikmati kapanpun…

Tahu Bacem

Sekian ulasannya..jadi laper nih..makan yuks…

salam lezat

ardiantono

Source :


1 Comment

  1. Tahu-kah kamu betapa aku menyukaimu…
    wahai tahu bacem…
    manis legit, indah rupamu
    ku santap dengan sayur bayam…

    hehehe..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s