Jamur

Jamur.. Dulu akrab dengan nama ini pas zamannya SMP pelajaran Biologi

dengan nama latinnya fungi ( klo g salah y..hehe ) dan berbagai jenis jamur

tapi pertama kali tahu jamur y dari Pak Mario Bross dari Game Nintendo…

Dulu sempet mikir klo jamur itu bahaya dan segala macam yg buruk

Tapi pas kuliah malah lmayan sering makan jamur..

Ternyta selain enak jamur juga banyak manfaatnya loh

Berikut ini beberapa manfaatnya :

  • Turunkan berat badan.

Jamur mengandung sekitar 80-90 persen air dengan kandungan kalori rendah. Selain itu, jamur juga mengandung sangat sedikit sodium dan lemak, dan 8-10 persen dari komponen kering jamur adalah serat. Karena itu, makanan satu  ini sangat ideal bagi Anda yang sedang mengikuti program pengontrolan berat badan atau diet untuk mengontrol hipertensi.

  • Sumber kalium.

amur kaya kalium, mineral yang membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke. Satu jamur portabella ukuran sedang dinyatakan mengandung lebih banyak kalium dibandingkan sebuah pisang atau segelas jus jeruk. Satu takar jamur juga menyediakan 20-40 persen ajuran tembaga harian Anda. Tembaga merupakan mineral yang mengandung komponen pelindung jantung.

  • Lawan radikal bebas.

Jamur kaya akan riboflamin, niacin, dan selenium. Selenium merupakan antioksidan yang bekerja dengan vitamin E untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Kurangi risiko kanker prostat.

Selain melawan radikal bebas, kandungan selenium dalam jamur juga membantu mencegah kanker prostat. Baltimore study yang mempelajari penuaan menemukan, mereka yang mengonsumsi selenium dengan dosis dua kali lipat dari anjuran harian berisiko 65 persen lebih rendah mengalami kanker prostat. Laki-laki dengan kadar selenium terendah berisiko empat hingga lima kali lebih besar mengalami kanker prostat dibandingkan mereka yang memiliki kadar selenium  tertinggi dalam darah.

  • Cegah kanker payudara.

Jamur kancing mengandung komponen yang berfungsi menghambat aktivitas aromatase (enzim yang terlibat dalam produksi estrogen) dan 5-alpha-reductase (enzim yang berfungsi mengubah testosteron menjadi DHT). Temuan terbaru menunjukkan bahwa jamur kancing bisa mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostat. Ekstrak jamur kancing mengurangi perbanyakan sel dan memperkecil ukuran tumor. Efek kemoterapi ini bisa dilihat dengan asupan sekitar 100 gram  jamur per hari.

  • Atasi flu.

Di China dan Jepang, jamur shiitake telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi demam dan flu. Lentinan, yang diisolasi dari batang jamur shiitake, dinyatakan menstimulasi sistem kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi, dan menunjukkan aktivitas antitumor.

Hmm berikut beberapa jenis jamur yang baik untuk dikonsumsi

  1. Jamur Shitake
    Teksturnya agak kenyal seperti daging, sehingga dinobatkan sebagai jamur favorit. Penelitian yang dilakukan American Chemical Society menyatakan, jamur shitake adalah sumber utama L-ergothioneine, sejenis antioksidan yang kuat. Tingginya kadar L-ergothioneine pada shitake bahkan mengalahkan hati ayam dan inti gandum (wheat germ). Sebelumnya, dua jenis bahan makanan itu diyakini sebagai makanan diet yang kaya akan L-erghothioneine. Shitake sangat nikmat bila digoreng atau dimasak sup.
  2. Jamur Enoki
    Profesor Phan Hwai Chong dari Yang Ming Research Center, Taiwan menyatakan bahwa jamur enoki mampu membunuh sel kanker dalam tubuh hingga 95%. Pilih jamur enoki yang berwarna putih pucat dan agak keras. Enoki dapat bertahan hingga 1 minggu jika disimpan dalam kulkas. Sebelum diolah, rendam di dalam air terlebih dahulu. Agar tetap garing, jangan memasaknya lebih dari 3 menit.
  3. Jamur Tiram
    Dapat digunakan sebagai pengobatan alami, pengganti obat-obatan statin. Statin adalah jenis obat yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol pada orang yang memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular. Teksturnya yang lembut dan mudah menyerap bumbu, cocok dimasak dengan ayam dan seafood.
  4. Jamur Kancing
    Berbagai faedah kesehatan dapat diperoleh dari jamur kancing. Menurut penelitian City of Hope National Medical Center, jamur kancing mampu menghambat pembentukan enzim aromatase. Enzim ini merupakan enzim pemicu estrogen, penyebab meningkatnya risiko kanker payudara. Jamur kancing juga mengandung selenium, riboflavon, niacin, potasium, vitamin D, dan tembaga yang bermanfaat sebagai pembentuk hemoglobin pada sel darah merah. Jamur jenis ini sering dijadikan sebagai topping (taburan) untuk pizza.
  5. Jamur Shimeji
    Jamur shimeji adalah jenis jamur yang harus dimasak agar cita rasanya yang manis dan renyah bisa keluar. Dapat diolah menjadi sup, direbut, atau digoreng dengan mentega.
  6. Jamur Portobello
    Di Italia Utara, jamur ini disebut juga cappellone. Artinya, topi besar. Teksturnya tebal dan pada, sering dijadikan pengganti daging oleh para vegetarian. Portobello yang telah matang dan dibekukan dalam freezer, dapat bertahan hingga berbulan-bulan. Jamur portobello lebih enak bila dipanggang atau dibakar. Atau, digunakan sebagai pengganti daging isi burger.

Tertarik untuk mencoba menikmati jamur???

semoga bermanfaat

salam sehat

Ardiantono

Source :

  • Kompas.Com
  • Media Indonesia.Com

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s