Kapan Sebuah Pintu Bukan Sebuah Pintu ?

Tidak setiap hari anda sempat meluangkan waktu berjalan – jalan santai di lingkungan sekitar, berjalan – jalan santai tanpa maskud membiarkan pikiran mengembara, berkenalan kembali dengan beberapa pemandangan indah.
Bayangkan diri anda sedang berjlan – jalan menyusuri kota. Hari itu sangat indah. Anda berbelok ke arah yang belum pernah anda lewati sebelumnya. Selagi berjalan anda melewati rumah yang indah di seberang jalan. Anda berhenti sejenak untuk mengagumi rumah yang indah itu dan memperhatikan pintunya terbuka setengah. Mengapa pintu itu  sedikit terbuka??
Ilustrasi

Ilustrasi

1. Rumah itu dirampok
2. Pemiliknya lupa mengunci
3. Pemiliknya berada di dalam, sedang menyapu pintu masuk

Penjelasan Kapan Sebuah Pintu Bukan Sebuah Pintu

Pintu memiliki dua hal penting yaitu menjadi jalan masuk atau justru menjadi penghalang. Pintu depan rumah mewakili pertahanan awal. Pintu depan rumah berdiri antara penghuni dan ketidakpastian dunia luar. Dengan membayangkan sebagai pintu terbuka yang seharusnya tertutup, anda memimpikan skenario ” mudah diserang dan disingkap ” . Dalam alam bawah sadar, alasan mengapa membayngkan pintu terbuka berhubungan dengan cara membuka diri dan menyingkap kelemahan anda terhadap orang lain.

1. Rumah Itu Dirampok

Anda cepat mengambil tanggapan terburuk di setiap situasi. Sifat ini terlihat sebagai bukti yang jelas ketika ternyta benar2 terjadi sesuatu. Anda tidak pernah bingung dlam mnghadpi saat2 genting, tapi hanya terlalu sibuk karena panik. Jadi lain kali jika bencana datang, miliki pikiran jernih. Ingatlah sesuatu untuk terlebih dahulu mengambil napas panjang dan menghitung sampai sepuluh, baru anda boleh pingsan

2. Pemiliknya lupa mengunci

Anda bukan tipe orang yg terhanyut dalam situasi genting, sebaliknya anda sangat santai, bahkan tidak memperhatikan situasi genting muncul. Kesalahan yang anda buat lebih banyak disebabkan kelalaian, bukannya maskud yang bruk

3. Pemiliknya berada di dalam sedang menyapu pintu masuk

Anda mungkin nampak seperti orang yang santai. Tapi tidak pernah membiarkan diri lengah. Memiliki kesiagaan konstan sperti itulah yang membuat anda dewasa seperti sekarang tentu saja anda masih memiliki kelemahan yg bersifat manusiawi

Disadur Dari : Kokologi 2

1 Comment

  1. sebenernya kalo aq boleh pilih malah ADA KUCING LAGI MASUK…../KUCING YANG BARU KELUAR….ha5…………… aq no3……….


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s